
Tanjungpinang, mejaredaksi – UPTD PMI Kota Tanjungpinang mengakui, kegiatan aksi donor darah yang dilakukan oleh instansi vertikal dapat membantu memenuhi kebutuhan darah, bagi warga sekitar.
Kepala UPTD PMI Tanjungpinang, Dr. Rowin mengatakan aksi donor darah yang dilakukan dengan banyak peserta memang dapat membantu kebutuhan, yang sebelum ini belum terpenuhi.
“Tentu kegiatan donor darah itu sangat membantu, karena menambah stok kita di PMI,” kata dr. Rowin, Rabu (19/6).
Ia menerangkan, kebutuhan darah di Tanjungpinang sendiri mencapai 15 sampai 20 kantong per harinya. Sementara jumlah stok yang tersedia belum memenuhi.
“Jadi kalau ada kegiatan donor darah itu memang sangat membantu kita memenuhi permintaan darah di PMI,” ungkapnya.
Namun, kata Rowin PMI Tanjungpinang juga memiliki pendonor yang rutin mendonorkan darahnya ke PMI Tanjungpinang.
“Tapi kita juga punya pendonor yang memang rutin melakukan donor darah, cuma jumlahnya juga tidak mencukupi,” katanya, menambahkan.
Untuk memenuhi kebutuhan darah selama ini, menurutnya PMI selalu berkoordinasi dengan pihak lain maupun komunitas-komunitas lain yang bisa memberikan stok darah.
Dirinya pun mengatakan selama ini stok darah yang paling sulit untuk didapat adalah kebutuhan trombosit. Hal tersebut dikarenakan trombosit harus diberikan maksimal enam jam setelah donor.
Penulis: Ismail
Editor: Andri












