Ramadan Tanpa Krisis Ayam, Japfa Sebut Stok di Kepri Aman

Bintan, mejaredaksi – Ketersediaan ayam hidup di Tanjungpinang dan Bintan dipastikan dalam kondisi aman menjelang Ramadan hingga Lebaran. Kepastian itu disampaikan oleh PT Indojaya Agrinusa yang berada di bawah naungan Japfa Group.

Head of Feed Operations Sumatera PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Anwar Tandiono, menegaskan stok ayam hidup di kandang mencukupi untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.

“Kondisi stok ayam kita aman sampai Lebaran nanti,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Dari sisi harga, ayam hidup di tingkat peternak masih berada di kisaran Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram. Angka tersebut relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan dalam dua bulan terakhir.

Stabilnya harga di kandang ini menjadi indikator positif bahwa pasokan dari hulu dalam kondisi terkendali. Biasanya, mendekati Ramadan, kekhawatiran publik bukan hanya soal stok, tetapi juga potensi lonjakan harga.

Namun demikian, harga ayam potong di pasar memang berada di kisaran Rp42.000 per kilogram. Selisih harga antara ayam hidup dan ayam potong disebut sebagai konsekuensi dari biaya distribusi.

Menurut Anwar, perbedaan harga tersebut bukan karena kelangkaan barang, melainkan biaya operasional yang harus ditanggung pedagang, mulai dari ongkos kirim hingga sewa lapak.

“Pedagang tentu ada biaya pengiriman dan operasional lainnya, itu yang membuat harga di pasar berbeda,” jelasnya.

Dengan kondisi ini, masyarakat di Tanjungpinang dan Bintan diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan ayam selama Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *