RDP Bersama PLN, DPRD Karimun Soroti Kerugian Warga akibat Blackout

Karimun, mejaredaksi – Pemadaman listrik total atau blackout yang melanda Pulau Karimun hingga puluhan jam menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Karimun. Persoalan tersebut dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama PLN Karimun, Selasa (28/7/2026).

RDP berlangsung di Ruang Rapat Banmus Sekretariat DPRD Karimun dan dipimpin Wakil Ketua I DPRD Karimun, Satria. Hadir pula Wakil Ketua II Ady Hermawan, Ketua Komisi III Efrizal, Wakil Ketua Komisi III Wiyono serta sejumlah anggota DPRD Karimun.

Dari pihak PLN Karimun, hadir Manager ULP PLN Karimun Ahmad Subhan Hadi, Manager PLTD Rio Martinus dan Manager PLTU Riki Adhyawarman.

Dalam RDP tersebut, DPRD Karimun meminta penjelasan PLN terkait penyebab serta penanganan blackout yang terjadi pada Senin (20/7/2026).

Tak hanya soal gangguan pasokan listrik, kompensasi bagi masyarakat terdampak turut menjadi sorotan utama dalam RDP.

Wakil Ketua I DPRD Karimun Satria mempertanyakan bentuk tanggung jawab PLN terhadap masyarakat yang mengalami kerugian akibat pemadaman berkepanjangan tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Karimun Ady Hermawan menilai blackout telah memberikan dampak luas terhadap aktivitas warga. Gangguan listrik juga berimbas pada aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.

Melalui RDP tersebut, DPRD Karimun mendorong PLN memberikan penjelasan serta langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.