Ribuan Warga Antusias Saksikan Balap Perahu Naga di Tanjungpinang

Dragon Boat Race kembali digelar di Kota Tanjungpinang. Ribuan warga setempat antusias menyaksikan kompetisi tersebut. (foto: Ismail)

Tanjungpinang, mejaredaksi – Balap Perahu Naga atau yang dikenal dengan dragon boat race kembali digelar di Kota Tanjungpinang, Senin (17/6).

Kompetisi yang berlangsung di Perairan Pelantar Tiga Tanjungpinang ini disaksikan oleh ribuan orang. Baik warga Tionghoa, maupun umat lainnya.

Festival ini dibuka langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Sedikitnya terdapat empat tim yang mengikuti balap sampan naga tersebut.

“Ada tim Pelantar I, Pelantar II, Pelantar III dan Pelantar Nusantara. Satu tim 12 orang pendayung dan satu orang tekong atau pengemudi,” kata Ketua Panitia, Aquan.

Ia menerangkan, kompetisi itu berlangsung selama tiga hari, sejak 17-19 Juni mendatang. Per Timnya akan menjalankan pertandingan sebanyak tiga kali.

“Jadi satu tim mainnya tiga kali, hasilnya akan kita rekap dulu. Jarak tempuhnya lebih dari 100 meter,” ujarnya.

Aquan menyampaikan perlombaan perahu naga ini merupakan tradisi warga tionghoa, dalam melakukan sembahyang laut.

“Ini untuk sembahyang laut, jadi setiap tahunnya memang kita lakukan,” sebutnya..

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menuturkan, ia sangat senang melihat antusias warga yang menyaksikan perlombaan perahu naga ini.

“Penonton sangat antusias, sepanjang rute para pendukung menonton dari pompong (perahu kayu). Jadi ini menarik dan pemandangan yang bagus,” tambahnya.

Nantinya, kata Gubernur Kepri bakal ada Festival Dragon Boat Race lagi yang dilaksanakan oleh Pemko Tanjungpinang, akhir Agustus mendatang. Hal ini juga didorong oleh Pemprov Kepri.

Selain itu, menurut Ansar, kegiatan tersebut juga merupakan sebuah potret kebersamaan. Sebab, bukan hanya umat tionghoa saja yang menyaksikan ritual sembahyang laut tersebut.

“Semoga ini dapat membangun semangat kita untuk berkolaborasi dan berkarya dan memperbanyak event-event lainnya,” sebutnya.

Ansar menambahkan, event seperti ini tentunya dapat menimbulkan dampak yang positif bagi Tanjungpinang. Terutama dapat menarik wisatawan mancanegara.

“Apalagi ini digelar hari libur idul adha, dan kalau banyak kita lakukan maka banyak pilihan untuk orang datang ke tempat kita,” pungkasnya.

Penulis: Ismail
Editor: Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *