Rizha Hafiz: Ustaz Millenial yang Menyusuri Jalan Politik dengan Gaya Biker

Tanjungpinang, mejaredaksi – Siapa sangka seorang Ustaz bisa menjadi sosok yang dekat dengan generasi muda? Rizha Hafiz, calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, adalah contoh nyata bagaimana kombinasi antara dakwah, hobi otomotif, dan visi politik dapat menciptakan daya tarik tersendiri.

Dengan gaya hidup uniknya sebagai biker, Rizha Kelahiran 19 Desember 1985 Putra pasangan Ishak Achmad (alm) dan Wirjas Jawas berhasil merangkul kaum muda yang sering merasa apatis terhadap agama dan politik.

Perjalanan hidup Rizha dimulai dari ketertarikan mendalam terhadap ilmu agama. Usai memnamatkan pendidikan di SMU Pusaka Nusantara, Jakarta Timur, Dia menempuh pendidikan di pesantren Tahfidz Markaz Al Qur’an Jakarta, sebelum melanjutkan studi Sarjana Pendidikan Agama Islam di Institut Agama Islam Al Aqidah Jakarta dan Magister Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam DR KHEZ Muttaqin Jakarta.

Sejak kembali ke Tanjungpinang pada tahun 2014, Rizha yang merupakan alumni SDN 04 dan SMPN 5 Tanjungpinang ini, aktif sebagai penceramah dan guru Al Quran di SMPIT Al Madinah, serta pembina di Yayasan Markaz Quran.

Kecintaannya pada dunia otomotif tidak menghalanginya untuk menjalani misi dakwah. Justru, gaya hidup yang modern dan terbuka membuat Rizha mudah bergaul dengan anak muda.

“Saya ingin menunjukkan bahwa agama dan gaya hidup modern dapat berjalan seiring tanpa kehilangan esensinya,” ujarnya.

Menyongsong Tantangan di Dunia Politik

Tawaran untuk terjun ke dunia politik muncul setelah Rizha menarik perhatian tokoh-tokoh politik yang melihat potensinya untuk membawa perubahan. Meski ragu dengan citra politik yang sering kali buruk, Rizha bertekad untuk memperbaiki sistem dari dalam.

“Masuk ke dunia politik adalah kesempatan untuk menerapkan nilai-nilai agama dan moralitas,” jelasnya.

Sebagai calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rizha menekankan pentingnya pemberdayaan anak muda, pengembangan infrastruktur ramah lingkungan, dan pemberantasan korupsi.

“Kami, sebagai generasi muda, berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi anak muda,” tegasnya.

Harapan untuk Generasi Emas Indonesia 2045

Meski perjalanan menuju kursi Wakil Wali Kota penuh tantangan, Rizha yang kini masih menjabat sebagai Ketua Ikatan Dai Tanjungpinang tetap optimis. Dengan dukungan dari masyarakat, dia yakin bisa membawa perubahan yang nyata.

“Saya ingin menjadi contoh bahwa generasi muda bisa berkontribusi dalam politik,” imbuhnya,

Pada kesempatan berdiskusi di sebuah Cafe bersama sejumlah jurnalis, Rizha sempat berkelakar tentang sisi lain dirinya yang menggambarkan sebagai kaum milenial.

“Jangan lihat saya sebagai ustaz, saya masih milenial dibawah 40 tahun, sering pake motor besar gaya anak muda. Saya juga suka Boxing,” ujarnya.

Dengan semangat dakwah gaya anak milenial dan komitmen untuk kebaikan bersama, Rizha siap memimpin Tanjungpinang menuju masa depan yang lebih baik.

“Semoga ini menjadi langkah awal menuju Generasi Emas Indonesia 2045,” ungkap Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang nomor urut 1 ini penuh semangat.

Editor: Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *