Stok Kosong, Bulog Tanjungpinang Minta Pusat Kirim 18 Ribu Liter Minyakita

Halim Lubis, Asisten Manager Suply Chain Pelayanan Publik Bulog Cabang Tanjungpinang. (Foto: M. Ismail)

Tanjungpinang, MR – Atas kekosongan stok minyak kemasan Minyakita, Badan Usaha Logistik (Bulog) Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengusulkan pengadaan 18.840 liter kepada Bulog Pusat.

Asisten Manager Suply Chain Pelayanan Publik Bulog Cabang Tanjungpinang, Halim Lubis menyatakan, jumlah usulan permintaan Minyak Kita itu diprediksi akan mencukupi hingga perayaan Idul Fitri pada minggu ketiga April mendatang.

Halim Lubis mengakui Minyakita sudah tidak tersedia lagu di Gudang Bulog Tanjungpinang.

“Minyak goreng sebenarnya bukan penugasan untuk Bulog, melainkan hanya bersifat komersial. Misalnya Bulog akan berupaya mendapatkan stok jika ada operasi pasar,” terangnya, Kamis (9/2).

Riany, Kepala Disperindag Kota Tanjungpinang menjelaskan jika stok minyak goreng secara umum mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Menipisnya stok Minyakita di pasaran dia sebut menimbulkan kekhawatiran akan terputus, disebabkan distributor belum mendapat kepastian stok terbaru dari produsen.

Sebagaimana diketahui, Minyakita merupakan minyak goreng bersubsidi. Minyak goreng ini dijual Rp12 ribu, lebih murah dari merk lain.

Ketersediaan Beras Aman

Bulog Tanjungpinang menyatakan ketersediaan beras aman hingga empat bulan kedepan.

Halim Lubis menerangkan, di Gudang Bulog Tanjungpinang saat ini terdapat 1300 ton beras yang diprediksi mencukupi kebutuhan hingga Idul Fitri.

Bulog Tanjungpinang bahkan kembali akan menambah pasokan beras. Sebanyak 1500 ton saat ini dalam perjalanan dari Jakarta menuju Tanjungpinang.

“Kalau ditambah dengan stok sekarang bisa bertahan selama sembilan bulan,” ujarnya.

Penulis : M Ismail

Editor : Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *