Usulkan Buka Empat Jalur Internasional, Buralimar: Kepri Siap Terima Wisatawan Mancanegara

Lagoi Bay, Pulau Bintan Provinsi Kepri.

Tanjungpinang, MR – Pemerintah pusat telah resmi membuka perjalanan internasional menuju Bali dan Kepulauan Riau (Kepri). Dengan ini Kepri telah siap menyambut kebangkitan sektor pariwisata dengan menerima Wisatawan Mancanegara (Wisman) pada masa kenormalan baru (new normal).

Terkiat hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Buralimar menyampaikan Pemerintah Provinsi Kepri telah mengusulkan membuka empat jalur internasional di Kota Batam dan Kabupaten Bintan untuk Wisman.

“Jalur internasional untuk perjalanan udara itu akan dibuka di Bandara Hang Nadim, Batam. Untuk pelabuhan internasional yang akan dibuka yakni Pelabuhan Batam Centre, Nongsa Pura Batam dan Bandar Bentan Telani, Lagoi Bintan,” ujar Buralimar.

Selama ini, jelas Buralimar, untuk jalur pelayaran internasional yang dibuka di Batam dan Bintan kebanyakan melayani wisatawan asal Singapura atau WNA dari Singapura.

“Saat ini, Singapura masih menutup akses masyarakatnya ke luar negeri, termasuk ke Indonesia. Tapi kita sudah mempersiapkan jalur internasional dan kawasan wisata Lagoi, Bintan untuk menerima Wisman,” ujarnya.

Persiapan di pelabuhan internasional tersebut, kata Buralimar dilakukan lebih awal agar seluruh fasilitas yang dibutuhkan tersedia ketika wisatawan mancanegara berlibur ke Bintan.

Sejauh ini, Bintan termasuk destinasi yang siap dibuka terutama untuk menerima wisatawan mancanegara. “Karena kita tahu di kawasan wisata Lagoi dan sekitarnya, protokol kesehatan sudah diterapkan untuk menyambut wisatawan agar saat mereka datang merasa aman,” pungkasnya.

Sebelumnya juga telah ditegaskan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang mengatakan Bintan Resort, Lagoi akan menjadi pilot projek dalam menerima Wisman. Karena kesiapan didukung oleh fasilitas yang memadai, seperti memiliki alat Tes Cepat Molekuler (TCM-RT PCR), ruang karantina, kesiapan karyawan yang sudah seluruhnya di vaksinasi Covid-19 dan lainnya.

“Apabila pilot projek tersebut sukses, akan membuka kawasan wisata lainnya yang kita juga usulkan dibuka Nongsa Sensation di Batam,” ujarnya.

Tidak itu saja, kembali dikatakan Ansar, kesiapan-kesiapan terus dimatangkan bersama pemerintah pusat. Dari syarat mewajibkan Wisman sudah divaksin dosis kedua, kemudian juga mewajibkan Wisman menjalani tes RT-PCR dinegara sebelum berkunjung.

“Sejak pandemi Covid-19, hampir seluruh sektor berdampak. Salah satunya sektor pariwisata, yang hingga saat ini sudah sangat memprihatinkan. Maka, Bintan Resort lah yang pertama kita persiapkan sungguh-sungguh,” tutupnya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa akan segera membuka pintu masuk turis asing, baik di Bali maupun di Kepulauan Riau. Selain itu, Kementerian Perhubungan dan Pemprov Kepri telah sepakat untuk membuka kawasan wisata di Bintan Resort sebagai pilot projek.

Lokasi Bintan Resort, dipilih karena kawasan yang isolated, dan kawasan itu betul-betul tidak langsung berafiliasi ke masyarakat secara langsung, serta situasi pandemi Covid-19 di Kepri juga sudah jauh lebih baik, sehingga sudah waktunya dibuka kembali pintu-pintu pariwisata yang ada. Bar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *