Batam,mejaredaksi – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mempercepat penanganan infrastruktur jalan di sejumlah titik prioritas. Hingga 3 Agustus 2026, sebanyak 12 dari total 19 pekerjaan perbaikan jalan telah rampung dikerjakan.
Salah satu ruas yang telah selesai diperbaiki berada di Jalan Gajah Mada, kawasan Tiban, tepatnya di depan Southlink dan dekat Jembatan Sei Ladi.
Penyelesaian kedua titik tersebut menjadi bagian dari upaya BP Batam dalam menangani ruas jalan yang mengalami kerusakan dan rawan genangan.
Selain dua titik di Jalan Gajah Mada tersebut, pekerjaan yang telah selesai juga mencakup ruas jalan di atas underpass Yos Sudarso serta jalan di Kawasan Volex.
Perbaikan Jalan Gajah Mada dilakukan berdasarkan hasil survei dan evaluasi lapangan. Penanganan tidak hanya dilakukan terhadap struktur jalan, tetapi juga mencakup penataan drainase untuk mengurangi potensi genangan di kawasan tersebut.
Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, mengatakan penyelesaian sejumlah titik perbaikan merupakan bagian dari komitmen BP Batam dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Perbaikan jalan ini untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih aman, nyaman dan mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari,” ujar Sthefani di Batam Centre, Kamis (20/8/2026).
Sementara itu, sejumlah pekerjaan lainnya masih terus dikebut. Dua pekerjaan masih dalam tahap pengerjaan, yakni ruas Jalan Gajah Mada segmen Southlink–UIB serta pengaspalan overlay Jalan RE Martadinata.
Kemudian, tiga pekerjaan lainnya berada dalam proses pengaspalan, termasuk di kawasan Simpang Bengkong atau Gogomart serta Kawasan Industri Simpang Taiwan.
BP Batam juga telah menyiapkan sejumlah pekerjaan yang akan segera dilaksanakan, di antaranya perbaikan jalan di Kawasan Industri CPO Kabil dan Kawasan Industri Batu Ampar.
Namun, satu pekerjaan masih menghadapi kendala, yakni perbaikan badan jalan beton menuju Sei Ladi yang kembali mengalami pengangkatan akibat pergerakan tanah.
Ia mengatakan BP Batam terus melakukan pemantauan terhadap seluruh pekerjaan yang masih berlangsung, termasuk proyek perbaikan Jalan Gajah Mada pada segmen Southlink–UIB atau kawasan Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota.
“Untuk pekerjaan yang masih berjalan, kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat. Kami memahami bahwa proses perbaikan dapat memengaruhi mobilitas, namun seluruh tahapan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur Batam yang semakin baik,” tambahnya.
BP Batam menegaskan akan terus mengawal penyelesaian seluruh pekerjaan perbaikan jalan yang masih berproses.
“Penanganan infrastruktur tersebut diharapkan dapat menghadirkan akses jalan yang lebih aman, nyaman dan andal, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di Kota Batam,” pungkasnya.












