
Tajungpinang, Mejaredaksi – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meninta Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang Andri Rizal tetap memprioritaskan pengadaan seragam gratis bagi murid baru SD dan SMP tahun 2024.
Hal ini ditegaskan Ansar usai menghadiri Rapar Paripurna di DPRD Kepulauan Riau, Dompak, Rabu (14/8/2028).
Menurutnya, pengadaan seragam gratis bagi murid baru SD dan SMP di Tanjungpinang perlu dilakukan guna meringankan beban orang tua atau wali murid.
“Saya sudah ketemu beliau (Pj Walikota) di IKN. Saya sampaikan agar evaluasi lagi,” tegas Ansar.
Ansar meminta Pj Walikota Tanjungpinang untuk mencoret dan menunda kegiatan lain yang dinilai tidak penting. Semisal pembangunan infrastruktur, ataupun memperkecil anggaran perjalanan dinas yang ada di semua OPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang.
“Lalu kurang-kurangi pertemuan yang tidak memberikan hasil yang signifikan dan tidak jelas. Saya rasa itu harua ditunda,” kata Ansar.
Ansar menambahkan, bahwa masyarakat Kota Tanjungpinang masih membutuhkan seragam gratis tersebut guna membantu perekonomian masyarakat.
“Mungkin Pj Walikota belum lihat langsung (kondisi). Makanya saya ingatkan, mesti cek lagi, mana-mana yang kurang penting,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Salbiah menyampaikan pembatalan pengadaan seragam gratis itu disebabkan defisit anggaran Pemko Tanjungpinang.
Sehingga, kata dia Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terpaksa membatalkan kebijakan tersebut.
“Ekonomi kita di Tanjungpinang sedang anunya (defisit). Mungkin itu pertimbangan TAPD,” ungkap Salbiah.
Ia menambahkan, bahwa nilai pengadaan seragam gratis untuk 2 ribu lebih murid baru SD dan 3 ribu murid SMP di Tanjungpinang senilai Rp3,7 Miliar.
Berita terkait: Pembatalan Seragam Gratis untuk Murid Baru Tanjungpinang Belum Final, DPRD dan Pemko Masih Bahas
Saat ini, Disdik Tanjungpinang tidak bisa berbuat banyak selain memberikan pengertian kepada orang tua, untuk memaklumi pembatalan seragam gratis ini.
“Upaya kami hanya bisa memberikan pengertian kepada orang tua. Sudah kita sampaikan kepada Kepala Sekolah untuk menyampaikan kepada murid,” imbuhnya. (*)
Penulis: Mael
Editor: Andri












