
Tanjungpinang, MR – Antisipasi mobilitas masyarakat saat libur natal dan tahun baru (Nataru), Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan bangun enam Posko Pengamanan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Wakil Walikota Tanjungpinang, Endang Abdullah, mengatakan bersama seluruh stakeholder, TNI, Polri, OPD terkait, Satgas Covid-19 serta Pengurus Rumah Ibadah, Ormas dan seluruh elemen masyarakat tengah melakukan persiapan-persiapan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang jelang Nataru mendatang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang sudah melakukan beberapa persiapan dan menyusun berbagai skenario untuk antisipasi keramaian atau kerumunan selama jelang Nataru,” ujar Endang pada rapat koordinasi Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD), kemarin.
Dikatakan Endang, dalam rapat tersebut merupakan koordinasi dan menindaklanjuti terkait Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 66 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Corona Virus Desease 2019 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.
“Salah satu langkah yang kita lakukan adalah dengan membentuk 6 posko pengamanan Nataru, setiap posko terdiri dari 20 personil yang merupakan gabungan dari TNI, POLRI, Tenaga Kesehatan, dan Satpol PP yang nantinya posko tersebut akan dikomandoi oleh Polres,” jelasnya.
Lebih lanjut Endang menyampaikan bahwa Pemko Tanjungpinang juga telah mengambil langkah dengan berkoordinasi dengan pengurus rumah ibadah tentang pelaksanaan ibadah natal.
“Di Tanjungpinang terdapat 34 gereja yang akan melaksanakan kegiatan perayaan natal, kami telah berkoordinasi dan mengimbau kepada pengurus gereja untuk menyampaikan dan mensosialisasikan terkait pengetatan protokol kesehatan dalam pelaksanaan ibadah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” terangnya.
Sebelumnya, Walikota Tanjungpinang Rahma juga mengimbau kepada masyarakat tetap waspada patuhi Protokol Kesehatan (Prokes), karena saat libur mobilitas warga sangat tinggi dan mereka kerap berkumpul atau berkerumun.
“Diharapkan kepada masyarakat tanjungpinang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada, sedapat mungkin kurangi mobilitas,” harapnya.
Dan kepada tokoh masyarakat dan pendeta, Rahma juga mengimbau di tempat ibadah jelang Nataru untuk disiplin prokes dalam pelaksanaan ibadah nanti.
“Terapkan prokes di tempat-tempat ibadah. Siapkan sarana dan prasarana yang cukup seperti ketersediaan tempat cuci tangan, atur jarak, dan disiplin menggunakan masker selama melaksanakan ibadah. Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah nanti berjalan lancar,” pungkasnya. Bar






