Balai Guru Penggerak Gelar Festival Panen Hasil Belajar

Balai Guru Penggerak Provinsi Kepulauan Riau menggelar Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan 8 Kabupaten Linga, Sabtu (2/12/2023). (Foto: Afiandy)

Dabo, mejaredaksi – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Balai Guru Penggerak Provinsi Kepri menggelar Festival Panen Hasil Belajar untuk Guru Penggerak Angkatan 8, khususnya Kabupaten Lingga.

Kegiatan digelar di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu (2/12/2023). Kegiatan diisi dengan beberapa stan dengan beberapa hasil praktik di dalamnya.

“Kegiatan ini adalah tahapan terakhir dari Program Guru Penggerak yang sudah dilaksanakan atau telah berlangsung selama 6 bulan,” terang Maryana Yunani, Ketua Pokja Transformasi Kepemimpinan Sekolah Balai Guru Penggerak Provinsi Kepri.

Pada kesempatan ini para Calon Guru Penggerak, khususnya angkatan ke-8, memberikan semacam pameran dengan stan-stan mereka. Di dalam stan itu penuh dengan apa yang sudah mereka praktikkan di sekolah.

Menurut Maryana, ini menjadi aksi nyata, dan menjadi program yang dapat membantu proses pelajaran di sekolah itu menjadi lebih baik, lebih menyenangkan, dan memfasilitasi murid.

Program pembelajaran tersebut juga telah menggunakan teknologi yang ada saat ini.

“Tentu saja pembelajaran itu juga menggunakan atau mengaplikasikan teknologi, sehingga membuat siswa belajar menjadi lebih menyenangkan dan lebih bahagia” jelas Maryana.

Maryana berharap Program Pendidikan Guru Penggerak ini bisa memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan yang ada.

“Balai Guru Penggerak selaku UPT Kementerian yang ada di daerah, berharap sekali agar Program Pendidikan Guru Penggerak ini berdampak signifikan atau berdampak sangat positif terhadap terkait peningkatan kualitas proses pembelajaran, kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Lingga,” kata Maryana.

Selain itu, juga berharap sinergisitas antar pihak terkait untuk dapat menciptakan profil pelajar Pancasila.

Ia juga berharap adanya sinergi dan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan yang ada di daerah dengan Dinas Pendidikan, para stakeholder, mitra pendidikan, kepala sekolah, pengawas, dan para guru.

“Sehingga apa yang kita cita-citakan menjadi tercapai, yaitu visi nasional kita adalah menciptakan, menumbuhkan pelajar dengan Profil Pelajar Pancasila,” kata Maryana.

Mengisi Jabatan Kepala Sekolah yang Lowong

Sementara itu, Sekda Lingga, Armia mengatakan, guru Penggerak yang telah lulus akan mengisi kekosongan kepala sekolah yang ada di Kabupaten Lingga.

Ia menyatakan program akan membawa perubahan terhadap dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Lingga.

“Ke depannya, insya Allah ada beberapa guru yang belum mengikuti program BGP ini, teruslah semangat, terus update untuk mengikuti kegiatan seperti ini. Sudah pasti akan membuat perubahan di dunia pendidikan di Kabupaten Lingga,” kata Armia. (*)

Penulis: Arifandy
Editor: Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *