Bintan

DPRD Kepri Respon Warga Desa Pengujan soal Pencemaran Limbah Tambak Udang

Komisi II DPRD Kepri melakukan pertemuan dengan para kelompok budidaya ikan dan nelayan Desa Pengujan. Pertemuan ini membahas terkait pencemaran limbah, foto: Ismail

Bintan, mejaredaksi – DPRD Provinsi Kepri melalukan pertemuan dengan kelompok nelayan dan budidaya ikan Desa Pengujan Kabupaten Bintan, yang terdampak pencemaran lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, kelompok budidaya ikan dan nelayan mengadu ke Komisi II DPRD Kepri terkait dampak tercemarnya limbah, yang diduga berasal dari tambak udang.

Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahuyudin menyampaikan pihaknya ingin mengetahui kronologi pencemaran limbah yang dialami warga Desa Pengujan.

Pertemuan ini, kata Wahyu untuk mengetahui angka pasti kerugian nelayan dan kelompok budidaya ikan, akibat pencemaran limbah tersebut.

“Kemudian untuk mengetahui kerugian mereka. Tapi kita tampung dulu, karena mereka belum membawa data secara lengkap,” kata Wahyu, Senin (10/6).

Wahyudin menerangkan, dari hasil pertemuan tersebut, ada tambak udang di kawasan Desa Pengujan yang jebol saat curah hujan tinggi, pada awal 2023 yang lalu.

Kejadian ini menimbulkan dampak kepada nelayan dan kelompok budidaya ikan. Sehingga, Komisi II DPRD Kepri juga akan turun ke lokasi untuk meninjau.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close