Tanjungpinang, mejaredaksi – Sebuah insiden nyaris merenggut nyawa terjadi di kawasan Jalan Tugu Pahlawan, Tanjungpinang. Seorang pria berinisial JA dilaporkan terjebak di dalam sumur sedalam sekitar 20 meter saat melakukan aktivitas pengurasan air.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (30/3/2026) sore. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait korban yang sudah dalam kondisi lemas di dasar sumur.
“Kami menerima laporan korban terjebak di dalam sumur dan sudah dalam keadaan lemas,” ujar Kasi Pemadam Kebakaran DPKP Tanjungpinang, Derry Ambary, Selasa (31/3/2026).
Berdasarkan keterangan petugas, insiden bermula saat korban menggunakan mesin pompa untuk menguras air sumur. Namun, asap dari knalpot mesin tersebut justru memenuhi ruang sempit di dalam sumur, menyebabkan korban kekurangan oksigen.
Akibat menghirup asap beracun, korban mengalami sesak napas hingga lemas dan tidak mampu menyelamatkan diri. Situasi ini membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan cepat dan penuh kehati-hatian.
Tim penyelamat kemudian menerapkan teknik vertical rescue, yakni metode evakuasi dari ruang sempit dengan kedalaman ekstrem. Proses ini dilakukan untuk meminimalkan risiko tambahan yang bisa membahayakan korban maupun petugas.
Setelah berhasil diangkat ke permukaan, korban langsung dilarikan ke RSUD Tanjungpinang untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski demikian, kondisi korban sempat kritis akibat kekurangan oksigen.












