Groundbreaking Tugu Bahasa Pulau Penyengat Ditargetkan Akhir September

Tanjungpinang,mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menargetkan groundbreaking pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, digelar pada pekan ketiga hingga akhir September 2026.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan persiapan pembangunan telah berjalan meski sejumlah alat berat yang dibutuhkan untuk pekerjaan di lokasi masih dalam perjalanan.

“Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi, minta minggu ketiga atau akhir September. Tapi kerjanya sudah mulai,” katanya, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, seremoni groundbreaking nantinya akan dilakukan ketika peralatan utama telah tersedia di lokasi. Salah satu alat yang masih ditunggu yakni ekskavator yang dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan.

“Nanti mesti ada alat berat long arm (ekskavator). Nanti mesti ada dua di situ supaya groundbreaking-nya betul-betul,” ujarnya.

Ia mengatakan pekerjaan fisik di lokasi sudah mulai dilakukan sebagai bagian dari persiapan pembangunan.

Pemerintah menargetkan seluruh kebutuhan teknis untuk mendukung seremoni groundbreaking dapat terpenuhi sesuai jadwal.

Selain persiapan teknis, pembangunan Tugu Bahasa juga telah melibatkan pekerja lokal di Pulau Penyengat.

“Sudah melibatkan pekerja lokal. Nanti kan dia yang cari pekerja di sana,” katanya.

Pemprov Kepri berharap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana setelah seremoni groundbreaking dilaksanakan.

“Pak Rodi minta minggu ketiga atau akhir September,” pungkasnya.

Diketahui, Tugu Bahasa Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau bakal dibangun pada tahun 2026 mendatang.Proyek itu diperkirakan menelan biaya hingga Rp100 miliar.

Anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp90 hingga Rp100 miliar tersebut bersumber dari APBD Provinsi Kepri.