Gubernur Ansar Yakin Vaksinasi Percepat Pemulihan Ekonomi Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengedukasi para pelajar di SMAN 1 Sedanau sebelum pelaksanaan vaksinasi remaja usia 12-17 tahun sebanyak 544 anak, di Bunguran Barat, Natuna. (Foto/Humas Pemprov Kepri)

Natuna, MR – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad sangat yakin jika Perekonomian di bisa segera pulih dengan membentuk imunitas kolektif masyarakat dengan cara memaksimalkan program vaksinasi serta  sasarannya diperluas hingga ke pelosok pulau yang ada di Kepri.

Dalam rangka memaksimalkan program vaksinasi ini, Ansar menunjukkan kesungguhan dan komitmennya dengan selama dua hari melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Natuna. Dari Ranai rombongan gubernur kemudian menyebrang lagi ke Pulau Sedanau, Bunguran Barat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam melalui jalur laut dengan kondisi gelombang yang menantang.

Dalam kesempatan ini Gubernur didampingi Danrem 033 Wirapratama, Danlantamal IV Tanjungpinang, Kajati Kepri, perwakilan dari Polda Kepri serta jajaran kepala OPD dilingkungan Pemprov Kepri.

“Akibat pandemi ini ekonomi menjadi lumpuh, interaksi sosial dibatasi dan sebagainya. Satu-satunya cara paling efektif untuk menghentikan penyebaran Covid-19 adalah dengan vaksinasi. Termasuk percepatan vaksinasi anak-anak di setiap daerah,” ungkap Ansar mengedukasi para pelajar di SMAN 1 Sedanau, Bunguran Barat, Natuna, Rabu (7/7/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Ansar juga menyampaikan visi serta misi kerjanya bersama Wakil Gubernur Marlin Agustina kepada para pelajar, yakni ingin mewujudkan Provinsi Kepri yang sejahtera, berdaya saing dan berbudaya.
Adapun kunci untuk  mewujudkan kesejajteraan adalah dengan memperkuat dunia pendidikan. Selanjutnya, kata Ansar dunia pendidikan akan mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berdaya saing tinggi jika berbadan kuat dan sehat. Oleh sebab itu, lanjutnya, imunitas kolektif harus segera diwujudkan disaat pandemi seperti saat ini.

“Vaksin ini sangat penting untuk kekebalan tubuh. Berdasarkan data kematian yang disebabkan karena covid-19 di Kepri, bahkan Indonesia 95 persen karena belum di vaksin, sedangkan 0,5 persennya sudah di vaksin tapi memang ada penyakit bawaan,” terang Ansar.

Saat ini, pemerintah pusat sedang fokus memberikan vaksin untuk remaja usia 12-17 tahun, ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui). Termasuk kata Ansar di Natuna, khususnya untuk target vaksin remaja usia 12-17 tahun di  Bunguran Barat sebanyak 544 anak, atau di seluruh Natuna berjumlah 6800. Adapun untuk seluruh Kepri jumlah remaja yang akan di vaksin berjumlah 227.331.

Untuk para pelajar, kata Ansar, akan dilakukan vaksin  di sekolah masing-masing. Sedabgkan yang tidak sekolah akan disasar melalui kades dan lurah setempat.

“Perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat sungguh-sungguh. covid telah mengganggu kita semua. Mengakibat perekonomi lumpuh dan interaksi sosial dibatasi. Makanya sekali lagi saya katakan, vaksinasi adalah cara paling efektif untuk menghentikan perkmbangan covid ini,” tegas Gubernur.

Menurut Ansar, jika semua pemerintah kabupaten/kota, camat, lurah dan semua perangkat pemerintan memiliki komitmen yang sama dalam mensukseskan vaksinasi di Kepri. Dengan jumlah target sasaran vaksin tersebut diatas akan mampu diselesaikan dalam sekitar 12 atau 13 hari kedepan. Dan sejauh ini Kepri adalah daerah terbaik ke-2 setelah Bali dalam pencapaian target vaksinasi di Indonesia, dengan persentase 60 persen.

“Kami sangat berterimakasih kepada para Bupati, Walikota, Camat, lurah,kasek dan para guru serta semua yang telah andil mensukseskan vaksinasi di Kepri hingga kita berada di urutan ke-2 terbaik setelah Bali. Ayo sama-sama kita wujudkan imunitas kolektif bagi masyarakat Kepri untuk menuju kehidupan new normal,” pungkasnya. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *