Tanjungpinang,mejaredaksi – Harga sejumlah komoditas bawang di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang, masih bertahan tinggi.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada bawang Jawa impor yang kini dijual Rp48 ribu per kilogram, atau naik sekitar Rp10 ribu hingga Rp14 ribu dibandingkan dengan harga normal.
Pedagang bawang di Pasar Bintan Center, Desy, mengatakan harga bawang Jawa impor sebelumnya hanya berkisar Rp34 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram.
Menurutnya, lonjakan harga tersebut telah berlangsung lebih dari dua bulan tanpa menunjukkan tanda-tanda penurunan.
“Kalau bawang Jawa impor sekarang Rp48 ribu per kilogram. Biasanya cuma Rp34 ribu sampai Rp36 ribu. Naiknya sudah lebih dari dua bulan,”katanya, Selasa (04/8/2026).
Selain bawang Jawa impor, kenaikan juga terjadi pada komoditas lainnya. Bawang putih kini dijual Rp34 ribu per kilogram, sedangkan bawang Birman dan bawang Bombay masing-masing dibanderol Rp24 ribu per kilogram.
“Yang naik bukan cuma bawang Jawa, bawang Birman, bawang putih, sama bawang Bombay juga naik sedikit,”ujarnya.
Ia menjelaskan seluruh pasokan bawang yang dijual di kiosnya berasal dari agen di Batam. Harga jual kepada konsumen mengikuti harga yang ditetapkan pemasok.
“Barangnya dari Batam. Kami ambil dari agen di sana, jadi harga yang kami jual mengikuti harga dari agen,”jelasnya.
Meski stok masih tersedia, bertahannya harga bawang di tingkat pedagang memunculkan pertanyaan mengenai stabilitas distribusi serta pengendalian harga komoditas pangan di Tanjungpinang. Kondisi tersebut dikhawatirkan terus menekan daya beli masyarakat.
“Kami cuma jual sesuai harga dari agen. Soal harga belinya kami kurang tahu karena yang mengurus suami. Kami tinggal menjual saja,”tambahnya.
Sementara itu, pedagang di lapak lain, Tantri, menjual bawang Jawa impor seharga Rp46 ribu per kilogram. Adapun bawang Birman dibanderol Rp20 ribu per kilogram.
“Bawang Jawa impor Rp46 ribu per kilogram, kalau bawang Birman Rp20 ribu per kilogram,”ujarnya.
Di toko sembako di batu 8, menjual bawang Jawa impor dengan harga yang jauh lebih rendah, yakni Rp18 ribu per kilogram.
“Bawang jawa impor Rp18 ribu per kilogram,”katanya singkat.
Salah seorang pembeli, Mirna, mengaku harga bawang yang dibelinya saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa waktu lalu sehingga ia memilih mengurangi jumlah pembelian.
“Harganya tinggi, padahal beberapa hari yang lalu tidak setinggi ini. Sekarang kami belinya secukupnya saja supaya pengeluaran rumah tangga tetap hemat,”ujarnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan harga bawang Jawa impor di Pasar Bintan Center dan sekitarnya bervariasi, mulai dari Rp18 ribu hingga Rp48 ribu per kilogram.
Selisih harga tersebut diduga dipengaruhi kualitas, ukuran, serta sumber pasokan dari masing-masing pedagang.






