Harga Cabai Meroket di Kepri, Disperindag Sebut Kepri Ketergantungan Dengan Jawa dan Medan

Tanjungpinang, mejaredaksi – Kenaikan harga cabai merah di Kepulauan Riau (Kepri) masih terus berlangsung. Harga komoditas vital ini dilaporkan telah melonjak tajam, bahkan menyentuh angka Rp88.000 per kilogram di pasar tradisional Bintan Center, Tanjungpinang.

Meski sempat turun tipis dari Rp90.000/kg. Situasi ini memicu kekhawatiran bahwa beban kebutuhan pokok masyarakat kian tak terkendali.

Alih-alih memberikan kepastian harga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri menyebut bahwa biang kerok masalah ini adalah faktor cuaca ekstrem di daerah pemasok, yaitu Jawa dan Medan.

Kepala Disperindag Provinsi Kepri, Novianto, menjelaskan bahwa gangguan panen di sentra produksi secara otomatis memangkas pasokan yang didistribusikan ke Kepri.

“Ketika panen di Jawa maupun di Medan terganggu, otomatis distribusi ke Kepri juga ikut berkurang, karena cuaca ekstrem. Itu yang membuat harga cabai naik,” kata Novianto, Jumat (26/9/2025).

Menanggapi gejolak harga yang kian membebani, Pemerintah Provinsi Kepri menggelar program pasar murah di berbagai kabupaten/kota, termasuk Bintan, Karimun, Lingga, Anambas, dan Natuna.

Program ini bertujuan meringankan beban warga dengan menyediakan kebutuhan pokok, termasuk cabai, dengan harga yang lebih terjangkau.

Namun, program pasar murah ini seringkali dianggap bukan solusi permanen. Ketergantungan Kepri pada pasokan dari luar daerah, yang rentan terhadap cuaca dan transportasi, menjadi akar masalah yang tak kunjung teratasi.

Disperindag kini mulai melirik langkah yang lebih strategis, yaitu menjajaki jalur distribusi baru dengan menggandeng Jawa Tengah. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan secara lebih stabil sekaligus menekan harga di pasaran.

“Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menstabilkan harga di pasaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *