
Tanjungpinang, mejaredaksi – Toko emas di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri ramai dikunjungi pelanggan, saat menjelang perayaan tahun baru Imlek 2024.
Para pelanggan yang mayoritas warga Tionghoa memilih membeli emas, dibandingkan menjual. Kondisi ini terjadi sejak sepekan yang lalu.
Penjual perhiasan emas di Toko Batang Hari Jalan Merdeka Tanjungpinang, Teguh mengatakan, setiap tahun jelang perayaan Imlek toko miliknya itu memang ramai dikunjungi pelanggan.
“Jelang Imlek memang banyak diserbu masyarakat Tionghoa, karena mereka merayakan Imlek menggunakan perhiasan emas,” kata Teguh, Kamis (8/2/2024).
Saat ini, kata Teguh harga emas mengalami kenaikan. Untuk emas 24 karat, ia jual dengan harga Rp1.014.000 per gram. Sementara emas 23 dan 22 karat dijual senilai Rp. 963 dan 840 ribu per gramnya.
“Desember 2023 harga emas 24 karat senilai Rp.1.008.000 per gram. Sekarang Rp.1.014.000,” tambahnya.
Kendati demikian, harga emas yang naik tidak mempengaruhi jumlah pembeli. Bahkan, dalam sehari ia bisa menjual perhiasan emas sebanyak 50 sampai 80 gram.
“Kalau tiap hari pasti ada yang datang, baik beli maupun yang jual emas kesini,” kata Teguh..
Rata-rata, warga Tionghoa yang datang ke toko emas miliknya tersebut, membeli perhiasan jenis cincin dan gelang. “Kalau Imlek memang mereka menggunakan emas,” sebutnya
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful






