
Tanjungpinang, Mejaredaksi – Pembukaan bazar Imlek 2575 di Jalan Merdeka, Tanjungpinang, menjadi bukti nyata dampak positif revitalisasi kawasan Kota Lama Tanjungpinang terhadap ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
Ketua Harian Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tanjungpinang dan Bintan, Hartojo, mengakui bahwa jumlah pelaku UMKM di Kota Lama Tanjungpinang yang terlibat dalam bazar Imlek 2024 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pada tahun 2023, jumlah pelaku UMKM yang terlibat hanya 200 stan, sedangkan pada tahun 2024 meningkat menjadi 300 stan,” katanya.
Hartojo mengatakan bahwa peningkatan jumlah pelaku UMKM ini tidak terlepas dari revitalisasi kawasan yang semula kumuh dan tidak terawat kini menjadi lebih indah dan menarik.
“Hal ini membuat masyarakat lebih tertarik untuk mengunjungi kawasan ini, termasuk untuk berbelanja di bazar Imlek,” katanya lagi.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad juga menyampaikan apresiasinya atas dampak positif revitalisasi kawasan terhadap ekonomi masyarakat.
“Kawasan Kota Lama Tanjungpinang akan terus dikembangkan menjadi heritage town atau kawasan bersejarah,” ungkap Ansar.
Penulis: Ismail
Editor: Panca






