Kadinkes: Angka Kasus Covid-19 Kepri Meningkat, BOR Rumah Sakit Masih Terkendali

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kepri, M Bisri.

Tanjungpinang, MR – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kepri, M Bisri mengatakan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) masih terkendali ditengah kenaikan kasus Covid-19 akibat varian Omicron.

“Saat ini kasus COvid-19 di Kepri memang meningkat. Namun BOR rumah sakit masih 10,23 persen, artinya masih terkendali. Tapi bila sudah 60 persen, baru bisa dikatakan tinggi,” jelas Bisri, Jumat (18/2/2022).

Kembali dijelaskan Bisri, untuk total pasien konfirmasi Covid-19 di Kepri per 17 Februari sebanyak 248 orang, yang tersebar di Batam 156 orang, Tanjungpinang 38 orang, Bintan 26 orang, Karimun 24 orang, dan Anambas 4 orang. Sementara Natuna dan Lingga tercatat nol kasus.

“Jumlah total kasus aktif hingga hari ini bertambah menjadi 1.157 orang, namun rata-rata bergejala ringan dan tingkat kematian rendah,” ujar Bisri.

Sedangkan, kata Bisri, sebanyak 35 rumah sakit dan 30 tempat isolasi terpadu di wilayah itu sudah sangat siap untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.

Masih dikatakan Bisri, sampai saat ini tingkat keterpakaian tempat tidur di rumah sakit mencapai 392 unit atau 25,29 persen dari total 1.550 tempat tidur. Untuk tempat tidur isolasi terpadu mencapai 276 unit atau 8,09 persen dari total 3.411 tempat tidur.

“Pemerintah berupaya maksimal menekan angka kesakitan dan kematian,” kata Bisri.

Bisri menyampaikan lonjakan kasus Covid-19 di Kepri terjadi sejak Januari atau setelah perayaan Natal dan Tahun Baru, sementara sebelum itu jumlah kasus cenderung melandai.

Oleh karena itu, Bisri mengajak masyarakat meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi dua dosis hingga penguat (Booster) agar terhindar dari terpapar Covid-19.

“Varian Omicron sekarang lebih cepat menyebar dibanding Delta. Jadi kita imbau masyarakat tingkatkan Prokes dan vaksinasi,” pungkasnya. Bar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *