
Batam, MR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad beserta Forkompinda Kepri meninjau dua Pelabuhan tempat pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kepri, dalam kunjungan kerjanya, Sabtu (8/5/2021).
Tiba di Tanjungpinang sekiatr pukul 12.15 Wib dengan peswat Garuda, Mendagri Tito Karnavian beserta rombongan langung menuju pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, yang merupakan pelabuhan tempat pemulangan PMI Deportasi dari Malaysia.
Dari Pelabuhan SBP, Mendagri melanjutkan perjalanan menuju Batam, untuk meninjau dan melihat langsung proses pemulangan PMI dari malaysia di Pelabuhan Internasional Batam Center.
Selanjutnya, Mendagri beserta Gubernur juga pada 14.15 Wib, melakukan peninjauan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia di Pelabuhan Internasional Batam Center.
“Bapak Mendagri akan melihat secara langsung penerapan protokol kesehatan saat proses pemulangan PMI di pelabuhan itu,” ujar Plt Karo Humprohub Kepri, Zulkifli.
Usai meninjau proses pemulangan PMI di Pelabuhan Batam Center, Mendagri Tito Carnavian menyampaikan solusi lonjakan pemulangan PMI dari Malaysia yang menimbulkan masalah baru setelah banyak diantarnya terdeteksi positif Covid.
“Solusinya adalah penambahan tenaga Kesehatan dari daerah yang penularan Covid sedikit, Atau TNI – Polri, yang paling cepat TNI – Polri, serta penambahan Obat-obatan,” jelas Mendagri.
Tito menambahkan, dampak pemulangan PMI menambah beban daerah dan akan dirapatkan di tingkat pusat.
“Angka pemulangan PMI dari Malaysia menjelang Hari Raya Idul Fitri melonjak, dan Kepri satu-satunya pintu pemulangan PMI yang tentu akan menambah beban pemerintah setempat. Tambahnya.Red












