
Tanjungpinang, mejaredaksi – Dalam meningkatkan pelayanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat, Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang akan menerapkan e-ticketing.
Penerapan e-ticketing di pelabuhan tersebut juga sudah disosialisasikan. Sosialisasi ini melibatkan seluruh instansi terkait, yakni Pj. Walikota Tanjungpinang, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), PELINDO, Dinas Perhubungan, MKP, Bank Mandiri, Indonesia Shipping Association (INSA), dan Jasaraharja sebagai Narasumber.
CEO & Co-Founder PT. Mitra Kasih Perkasa (MKP), Nicholas Anggada mengatakan bahwa e-ticketing sudah terbukti menjadi solusi untuk memantau Traffic, Transaksi, dan Transparansi.
“Ekosistem pembelian tiket secara on site dan online, memberi akses pembelian tiket yang mudah, cepat, dan aman. Manifest
data penumpang hanya perlu dilakukan sekali saja, data akan tercatat untuk pembelian tiket berikutnya,” ujar Nicholas, Jumat (8/12).
Ia menerangkan, melalui e-ticketing ini peng administrasi biaya tiket ferry penumpang akan lebih tertib dan tercatat diantara biaya pass penumpang, biaya asuransi jasa raharja serta biaya jasa ferry penyebrangan.
Sementara itu, Vice President Bank Mandiri Kepri, Agus Kurniawan menyampaikan inovasi ini sejalan dengan strategi bisnis Bank Mandiri, untuk menghadirkan solusi kebutuhan finansial khususnya masyarakat perkotaan.
Selain itu kedepannya akan didorong kerjasama tiket ferry penumpang domestik dan internasional di Kepulauan Riau ini dapat dibeli di fitur Livin Sukha di aplikasi di Fitur Livin by Mandiri.
“Bank Mandiri terus melakukan pengembangan untuk menjadi urban locomotive dan masuk ke lingkaran ekosistem masyarakat perkotaan yang dapat memenuhi kebutuhan transaksi pembayaran masyarakat sehari-sehari, salah satunya pembelian tiket ferry penumpang,” kata Agus.
Sementara menurut Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut KSOP Kelas II Tanjungpinang, Imran mengatakan dalam implementasi e-ticketing akan dilakukan trial terlebih dahulu per tanggal 11 Desember 2023.
“Dengan uji coba tersebut, kitab isa pantau dan perbaiki kedepannya. Harapannya agar digitalisasi e-ticketing ini dapat mempercepat pembelian, memperpendek antrian tiket di Pelabuhan,” ungkapnya.
Sebagai salah satu strategi mempersiapkan layanan arus mudik Nataru, Pelindo mendukung penuh penerapan e-ticketing secara on-site dan online.
“Sesuai dengan arahan Kementerian
Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut, sistem pembelian tiket secara digital data akan terintegrasi dari Pelabuhan Tanjungpinang dengan Pelabuhan lainnya. Pelindo siap menyokong, agar e-ticketing ini dapat segera terimplementasikan,” tambahnya.
Manfaat keamanan yang diberikan kepada penumpang menjadi prioritas utama dalam
penerapan e-ticketing.
Kemudian menurut Kepala Cabang Jasaraharja Tanjungpinang, Akmal menuturkan data penumpang yang tercatat memperoleh perlindungan Asuransi perjalanan.
“Proses klaim tentunya lebih cepat dan tepat, dan manfaat perlindungan tersebut nilainya lebih dari 100 juta rupiah untuk satu penumpang,” pungkasnya.
Penulis: M.Ismail
Editor: Andri












