Pelatih Orlando City Pareja Kritik Lionel Messi atas Kemenangan Inter Miami

Pelatih Orlando City, Oscar Pareja, foto: orlandocitysc.com

Internasional, MR – Pelatih Orlando City, Oscar Pareja mengkritik wasit usai dikalahkan Inter Miami 3-1, dalam ajang 32 besar Piala Liga. Menurut pelatih asal Kolombia tersebut, Lionel Messi dapat diusir dari lapangan hijau.

Kemarahan sang pelatih Orlando city itu tidak dapat terbendung lagi, saat melihat Josef Martinez membobol gawang anak asuhnya di titik putih kotak penalti. Keputusan pengadil lapangan hijau membuat Inter Miami unggul 2-1 saat awal babak kedua berlangsung.

“Pesannya tidak jelas, permainan tidak pantas mendapatkan penalti seperti itu. Panggilan tersebut memiliki pengaruh, kami sangat frustasi. Orang-orang ingin melihat sepak bola dan wasit harus bersikap adil. Hal ini tidak terjadi hari ini,” ujar Oscar Pareja, dikutip dari Marca.com.

Pareja mengaku aneh dengan keputusan wasit untuk memberikan tiket penalti kepada Inter Miami pada menit ke-50. Menurutnya, Josef Martinez melakukan diving tepat di dalam kotak penalti.

“Itu adalah diving yang sangat jelas dan sangat mudah dilihat, karena beberapa tahun yang lalu mereka tidak memiliki kemungkinan untuk memiliki wasit yang membantu mereka, tetapi hari ini mereka bahkan tidak mempertimbangkannya,” ungkapnya.

Selain masalah penalti, Pareja juga menegaskan bahwa Lionel Messi bisa saja diusir dari lapangan hijau. Menurutnya, wasit harus bisa adil saat mengadili pemain di lapangan.

“Ada beberapa permainan yang dikartu merah dua kali, dengan Leo, saya tidak peduli apakah itu dia, tetapi harus dinilai sama seperti yang lainnya. Semua harus adil dan apa yang terjadi di lapangan tidak seperti itu,” sebut Pareja.

Mengenai Inter Miami, Pareja mengakui perkembangan mereka. Namun, ia juga menyayangkan, soal Inter Miami diuntungkan oleh keputusan-keputusan wasit.

“Mereka telah meningkatkan kualitas mereka, itu adalah sebuah pertandingan yang kompetitif, namun kami merasa bahwa ada beberapa situasi yang tidak adil dalam pertandingan yang seharusnya tidak terjadi,” tutupnya.

Editor: M.Ismail
Sumber : Marca.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *