
Tanjungpinang, mejaredaksi – Sebanyak 600 orang masyarakat dipekerjakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, untuk membersihkan drainase di 18 titik banjir.
Nantinya, 600 orang itu akan diberikan honor senilai Rp.120 ribu per orang. Semua biaya pembayaran honor berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp.700 juta.
Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang, Hasan mengatakan hal ini merupakan program Padat Karya, untuk membersihkan 18 titik banjir, dengan melakukan kebersihan normalisasi parit.
“Yang pekerjanya masyarakat setempat, dikelola oleh PUPR. Besok kita apelkan sebanyak 600 orang masyarakat setempat dibantu oleh PUPR, Perkim, dan DLH,” ujar Hasan, Sabtu(2/12).
Ia menerangkan, bahwa 600 orang itu akan disebar di 18 titik banjir. Dan akan diberikan target penyelesaian, serta akan diawasi oleh dinas terkait.
“Tetapi kita mempunyai target perhari harus selesai. Terutama parit-parit yang ada jalan protokol,” tambahnya.
Ia menyampaikan, drainase yang dibersihkan itu ialah parit yang berisikan sampah sampah, dan membuat banjir. Seperti drainase di dekat Hotel Wisma Pesona, Jalan D.I Panjaitan Tanjungpinang.
Menurut Hasan, banjir di Tanjungpinang selain disebabkan curah hujan yang tinggi, juga disebabkan oleh parit yang berisikan sampah rumah tangga.
“Saya imbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di parit-parit. Letak saja di tempat sampah nanti akan ada petugas sampah yang mengambilnya,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful












