Pemprov Kepri Antisipasi Lonjakan Harga dengan GPM Jelang Iduladha

Tanjungpinang,mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyiapkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah antisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Rika Azmi, mengatakan konsep GPM tematik tengah disusun untuk menyesuaikan kondisi pasar dan komoditas yang mengalami kenaikan harga.

“Lagi menyusun konsep GPM tematik juga, mungkin menjelang hari besar untuk komoditas tertentu saja,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, pemerintah akan memfokuskan operasi pasar pada bahan pangan yang mengalami lonjakan harga signifikan, seperti ayam maupun ikan.

“Misalnya ayam, kita operasi ayam,” katanya.

Selain GPM tematik, Pemprov Kepri bersama Pemerintah Tanjungpinang juga akan menggelar pasar murah reguler pada Sabtu mendatang.

“Ada gerakan pasar murah, nanti hari Sabtu jalan. Berkolaborasi dengan Pemko Tanjungpinang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pasar murah tersebut akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula, dan komoditas pangan lainnya.

Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga sejumlah bahan pangan di Kepri, terutama daging sapi yang kini berada di kisaran Rp160 ribu per kilogram akibat naiknya harga pasokan ternak dari Provinsi Lampung sebagai pemasok utama ke Kepri.