
Tanjungpinang, mejaredaksi – Satreskrim Polresta Tanjungpinang tengah melakukan penyelidikan, terkait pelaku pencurian modus congkel jok sepeda motor yang beraksi di kawasan Dompak Tanjungpinang.
Selama Mei 2024, setidaknya telah terjadi aksi congkel jok sebanyak dua kali. Tepatnya di dekat Jembatan Dompak Tanjungpinang.
Kasi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Sahrul Damanik mengatakan bahwa Satreskrim telah menerima laporan terkait pencurian modus congkel jok itu.
Saat ini, kasus tersebut sedang dalam tahap penyelidikan. “Sudah diterima laporannya. Saat ini dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Iptu Damanik, Selasa (4/6).
Ia meminta kepada masyarakat yang bejoging untuk selalu waspada, dengan tidak meninggalkan barang berharga di dalam jok motor.
“Kalau bisa menggunakan kunci ganda. Karena tidak menutup kemungkinan akan terjadi pencurian sepeda motor,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu korban Windra Saputra mengatakan bahwa dalam kejadian ini ia kehilangan tiga unit handphone.
Kejadian itu, kata dia terjadi pada 29 Mei sekitar pukul 05.00 WIB. Kala itu, ia bersama rekannya memarkirkan sepeda motor untuk berjoging di Jembatan Dompak Tanjungpinang.
“Di dalam jok motor saya ada tiga Hp dan tas. Motornya saya kunci stang dan ditinggali untuk berjoging,” ungkap Saputra.
Usai melaksanakan kegiatan jogging, korban kembali ke tempat sepeda motor yang ia parkir. Saat ia membuka jok, tiga unit handphone miliknya dan rekannya telah raib.
“Setelah istirahat, saya buka jok motor saya, dan seketika saya tidak melihat hp dan tas milik saya tadi,” tambahnya.
Usai mengetahui handphonenya telah raib, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polresta Tanjungpinang.
“Sekira pukul 12.30 WIB di hari yang sama kami ke kantor polisi dan buat laporan, sampai saat ini masih belum ada informasi lebih lanjut,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful






