Revitalisasi Pulau Penyengat Masih Berlanjut Hingga 2024

Selain itu dilakukan pemasangan instalasi listrik interior masjid, instalasi listrik pagar keliling, vegetasi, multimedia, dan finishing.

Revitalisasi masjid dikerjakan menggunakan dana APBD senilai Rp5,8 miliar.

Sedangkan dari dana APBN, dilaksanakan penanganan jalan dan drainase.

Meliputi perbaikan dan peningkatan kualitas jalan (pekerjaan jalan beton), serta pembangunan saluran drainase dilengkapi dengan saluran utilitas dan street furniture sebesar. Pengerjaan menelan dana Rp5 miliar.

Dari dana APBN juga dilaksanakan dan pembangunan Sea Water Reverse Osmosis/SWRO yang menelan dana Rp10 miliar.

Dana keseluruhan revitalisasi Pulau Penyengat di tahun 2022 lalu menelan anggaran sebesar Rp20,8 miliar.

Penulis/Editor : Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *