
Lingga, MR – Satu korban Kapal Pompong tenggelam di perairan Pelabuhan Penarik, Kabupaten Lingga, ditemukan dalam konidisi meninggal dunia.
Korban itu adalah Putra, seorang remaja yang menjadi korban kecelakaan kapal pompong di perairan Kabupaten Lingga.
Usai mengalami kecelakaan laut bersama 6 orang lainnya, pada Selasa (11/72023) lalu, remaja tersebut sempat hilang selama lebih kurang 3 hari, sebelum ditemukan meninggal dunia oleh tim Basarnas Tanjungpinang.
Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi mengatakan korban meninggal dunia ini ditemukan dalam kpndisi mengapung, di 3,95 NM dari posisi yang dilaporkan.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit Encik Mariam di Lingga. Operasi Sar dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur sar kembali ke pangkalan,” ujar Slamet Riyadi, Jumat (14/7/2023).
Dia menerangkan, kapal pompong tersebut mengakut 7 orang penumpang dan nakhoda. Kapal itu hendak menuju Pelabuhan Penuba dari Pelabuhan Jagoh, Lingga.
Ditengah perjalanan, kapal pompong ini dihantam ombak besar, dan air laut masuk ke dalam kapal. Akibatnya, kapal tersebut karam.
Dalam kejadian ini, 6 orang korban dinyatakan selamat. Sementara 1 korban lainnya ditemukan meninggal dunia, usai dicari oleh tim gabungan pencarian selama lebih kurang 3 hari.
“Korban lain sempat membantu, putra agar tidak tenggelam namun karena Angin yang kuat dan ombak yang tinggi, saudara putra dilepaskan,” pungkasnya.
Berita Sebelumnya : Kapal Pompong Tenggelam Setelah Dihantam Gelombang di Lingga, Satu Penumpam Hilang
Penulis : M.Ismail
Editor : Rico Barino












