
Tanjungpinang, MR – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Mochammad Bisri menegaskan bahwa stok oksigen di Rumah Sakit (RS) rujukan penanganan pasien Covid-19 masih aman dan mencukupi.
“Stok sampai hari ini aman dan cukup. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan oksigen seperti yang dialami sejumlah daerah di Indonesia,” ungkap Bisri, Kamis (5/8/2021).
Selain itu, kata Bisri, pihaknya aktif memantau stok oksigen di tiap-tiap rumah sakit khususnya terkait penanganan pasien Covid-19. Dengan demikian, rumah sakit rujukan Covid-19 diminta untuk selalu berkoordinasi terkait ketersediaan oksigen.
“Untuk memantau ketersediaan, saya sudah perintahkan staf untuk pantau terus stok oksigen rumah sakit melalui sistem online,” ujarnya.
Dikatakan Bisri, baru-baru ini terdapat satu rumah sakit sempat mengalami kehabisan stok oksigen kurang dari 12 jam, namun bisa langsung diantisipasi dengan menambahkan stok oksigen.
Selain itu, lanjut Bisri saat ini Provinsi Kepri telah mendapat bantuan 250 tabung oksigen dari Pemerintah Negara Singapura. Bantuan tersebut tiba di Kepri melalui Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Sabtu 31 Juli 2021 lalu.
“Singapura tawarkan bantuan oksigen. Jadi kita ajukan 250 tabung, ini tentu sangat membantu terhadap penanganan Covid-19 di Kepri,” ujar Bisri.
Bisri juga menyampaikan, dirinya juga telah mengunjungi sejumlah perusahaan produksi oksigen dan dapat dipastikan produksi masih berjalan lancar.
“Seperti di Batam, setelah kita cek stok oksigen masih aman dan cukup,” terangnya.
Ia turut mengimbau agar penjual tabung oksigen tidak memanfaatkan momen pandemi Covid-19 ini untuk menjual tabung oksigen melebihi harge eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah.
“Kami harapkan tidak ada oknum yang memanfaatkan untuk menjual oksigen melebihi HET. Kalau sampai ketahuan. Pihak kepolisian siap menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya. Bar












