TNI AL Gagalkan Pengiriman Belasan PMI Non Prosedural Tujuan Malaysia

Tujuh PMI non prosedural tujuan Malaysia diamankan di Lanal Bintan. Foto: Dispen TNI AL

Bintan, MR – Tim Gabungan TNI AL Lanatamal IV Batam dan Lanal Bintan berhasil mencegah pengiriman tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural ke Malaysia. Keberhasilan ini terjadi pada Sabtu (16/9/2023) di Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Komandan Lanal Bintan, Letkol Laut (P) Gita Muharam, mengungkapkan bahwa penggagalan ini dimulai dari informasi masyarakat dan data intelijen. Tim F1QR Lantamal IV Batam dan Lanal Bintan kemudian melakukan penyekatan di perairan yang diduga sebagai jalur pelintasan.

Tim F1QR Lantamal IV Batam berhasil mengejar High Speed Craft (HSC) mencurigakan yang membawa PMI non prosedural.

“Setelah pengejaran, HSC tersebut akhirnya terdampar di pelabuhan Sungai Gentong Tanjung Uban. Para PMI non prosedural melarikan diri ke daratan,” ungkap Danlanal.

Danlanal menerangan, tim gabungan berhasil mengamankan 7 dari 14 PMI non prosedural, sementara sisanya termasuk tekong PMI masih dalam pencarian.

“Sebuah speed boat tanpa nama berwarna hitam yang digunakan untuk penyelundupan kita amankan,” jelasnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengapresiasi upaya tersebut dan menekankan pentingnya sinergi dalam pengawasan terhadap praktek penyelundupan PMI non prosedural di daerah perbatasan.

TNI AL tercatat telah beberapa kali menggagalkan pengiriman PMI non prosedural dalam dua bulan terakhir.

“TNI ALĀ  berkomitmen mengawasi praktek penyelundupan pekerja migran dan merespons cepat setiap informasi yang diterima,” tegas Kasal dalam keterangan Pers yang dirilis Lanal Bintan.

Penulis/ Editor: Panca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *