
Tanjungpinang, mejaredaksi – Puluhan hewan ternak sapi di Kampung Sido Jasa, Kelurahan Batu 9, Tanjungpinang terpaksa dievakuasi akibat banjir yang disebabkan oleh hujan deras yang melanda sejak siang hingga malam.
Banjir merendam kandang sapi hingga mencapai tingkat yang mengkhawatirkan pada Kamis (30/11/2023) malam.
Ahmad Pardamean Sembiring, pemilik kandang sapi, menjelaskan bahwa awalnya banjir hanya mengenangi sebagian kecil dari lahan tempat kandang sapinya. Namun, pada malam harinya, tingginya debit air membuat kandang tergenang.
“Ada 20 ekor sapi yang kita miliki harus diungsikan karena air terus naik ke dalam kandang,” ujar Sembiring pada Jumat (1/12/2023).
Proses pemindahan sapi dilakukan hingga tengah malam guna mencegah risiko tenggelamnya hewan tersebut.
Sembiring mengatakan bahwa sapi-sapi tersebut dipindahkan ke lahan sebelah yang lebih aman. Keputusan tersebut diambil karena tingginya intensitas hujan yang terus berlanjut.
“Sapi-sapi ini merupakan bagian dari program pembibitan untuk kebutuhan sapi potong pada perayaan Lebaran tahun 2024 mendatang,” ungkapnya.
Pada saat ini, sebanyak 20 ekor sapi tersebut telah kembali ke kandang asalnya karena banjir sudah surut.
“Kandang sudah bisa ditempati lagi sejak pagi tadi karena air mulai surut,” tambah Sembiring.
Tidak hanya lahan dan kandang sapi yang terdampak, sejumlah rumah di sekitar lokasi juga ikut terendam banjir.
“Banyak juga rumah yang teremdam semalam. Penyebabnya mungkin karena saluran pembuangan air (drainase) disitu tidak ada yang sampai ke laut,”pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful








