40 Pengelola Destinasi Wisata Tanjungpinang Ikuti Pelatihan Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang, Bambang Hartanto membuka kegiatan pelatihan pengelola destinasi wisata diadakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di Hotel Nite and Day Laguna, Selasa (14/3/2023). Pelatihan diikuti oleh 40 peserta. (Foto: Disbudpar Tanjungpinang)

Tanjungpinang, MR – Sebanyak 40 pengelola destinasi wisata di Kota Tanjungpinang mengikuti pelatihan tata kelola bisnis dan pemasaran diadakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat, Selasa (14/3/2023).

Pelatihan digelar di Hotel Nite and Day Laguna Tanjungpinang, dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang, Bambang Hartanto.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya didukung infrastruktur, namun juga perlu dibarengi dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) sebagai pelaku pengelola pariwisata.

Hal inilah yang kemudian mendasari Pemko Tanjungpinang, melalui Disbudpar menggelar pelatihan tata kelola bisnis dan pemasaran bagi pengelola destinasi wisata.

“Sesungguhnya, peningkatan kualitas SDM inilah yang menjadi kunci untuk pengembangan dan kemajuan pariwisata di Kota Tanjungpinang,” ujar Bambang.

Destinasi wisata yang dikelola dengan manajemen yang baik disebut Bambang dapat menjadi sumber pendapatan daerah.

Ini juga akan berdampak kepada kesempatan kerja dan berusaha, hingga pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar tempat wisata.

Bambang berharap pelatihan berdampak kepada peningkatan kunjungan wisatawan seiring penambahan pengetahuan pengelolaan bisnis dan pemasaran destinasi.

Ia berhara peserta pelatihan bisa menjadi enterpreneur tourism yang mampu mengembangkan potensi destinasi wisata di kota Tanjungpinang.

 

40 Peserta dari Pokdarwis dan Pegiat Wisata

Kepala Disbudpar, Muhammad Nazri menerangkan, peserta pelatihan berjumlah 40 orang merupakan perwakilan dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang ada di 18 kelurahan di Kota Tanjungpinang.

Selain itu, pelatihan ini juga melibatkan pegiat, penyedia layanan informasi wisata serta pengelola destinasi.

Di antaranya TIC Penyengat, serta pengelola destinasi Madung, Bukit Manuk, dan Sei Timun.

Pelatihan dijelaskan Nazri dilaksanakan selama tiga hari, 14-16 Maret 2023.

Selama pelatihan peserta akan diberi materi tentang bagaimana tata kelola bisnis dan juga praktik langsung ke lokasi destinasi wisata.

Pembukaan pelatihan dihadiri anggota DPRD, sejumlah Kepala OPD Pemko Tanjungpinang.

Narasumber pelatihan Kepala DLH kota Tanjungpinang, Politeknik Bintan Cakrawala, Politeknik Pariwisata Batam, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, dan STIE Pembangunan.

Penulis / Editor : Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *