
Lingga, MR – Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar membuka kegiatan darmawisata Desa Resun dalam rangka menginisiasi desa wisata ramah perempuan dan anak di Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga.
Partisipan kegiatan ini adalah 50 pelajar berusia 15-17 tahun dari berbagai daerah, termasuk perwakilan dari Desa Resun, Forum Anak Kabupaten Lingga, Kota Batam, dan Kabupaten Natuna.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh tim penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, LKKS Provinsi Kepulauan Riau, tim penggerak PKK Kabupaten Lingga, dan pemerintah Desa Resun.
Dewi Kumalasari menjelaskan bahwa tujuan utama adalah mempromosikan Desa Resun sebagai destinasi pariwisata yang ramah terutama bagi perempuan dan anak.
“Desa ini memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, serta telah meraih prestasi di bidang pariwisata,” ujarnya.
Dia juga berharap dukungan dari pemerintah kabupaten dan provinsi untuk mengembangkan Desa Resun sebagai destinasi pariwisata ramah perempuan dan anak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program PKK dan LKKS untuk memberikan pemberdayaan masyarakat dan keluarga, terutama di bidang kesehatan.
Ini termasuk memberikan bimbingan kepada pengurus PKK dan masyarakat di Desa Resun melalui puskesmas dan posyandu.
Dewi Kumalasari berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan rasa aman perempuan dan anak di Desa Resun, terutama dalam konteks pencegahan kekerasan.
Kegiatan darmawisata Desa Resun berlangsung selama tiga hari, dari 19 hingga 21 Oktober 2023, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Resun serta mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat, serta sesama pengurus PKK dan LKKS.
Selain itu, LKKS Provinsi Kepri bersama Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad juga menyerahkan 2.000 bibit cabai dan 100 goodie bag yang berisi masker, multivitamin, dan povidone iodine untuk PKK Kabupaten Lingga.
Editor: Riko






