Tanjungpinang, mejaredaksi – Sejumlah warga Perumahan Indonusa Lestari di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terpaksa mengungsi ke rumah sewaan akibat tanah longsor yang mengancam keamanan mereka.
Longsor terjadi di bagian belakang rumah Wawan, salah seorang warga RT03 RW08, Kelurahan Air Raja, pada Sabtu, (2/11/2024).
Peristiwa longsor setelah hujan deras, mengakibatkan batu miring menimpa dinding rumahnya dan menyebabkan keretakan di area dapur serta kamar mandi.
Wawan mengungkapkan bahwa batu miring di belakang rumahnya tiba-tiba ambruk dan menghantam dinding rumah.
“Ketika hujan deras, tiba-tiba batu miring itu ambruk dan menimpa dinding belakang rumah kami,” ujar Wawan Senin (4/11/2024).
Kekhawatiran akan longsor susulan membuat Wawan, bersama istri dan anaknya, terpaksa mencari tempat yang lebih aman.
Kondisi semakin parah karena tanah di bawah dapur rumah Wawan telah bergeser sekitar 50 persen dan kini menekan dinding rumah tetangganya.
“Khawatirnya longsor bisa terjadi kapan saja, lantai di dapur sudah kosong dan tidak ada tanah lagi di bawahnya,” jelas Wawan.
Senada dengan Wawan, Yani, tetangga yang terdampak, merasa khawatir atas keamanan keluarganya. Batu miring dan tanah longsor dari rumah Wawan kini menyentuh dinding rumahnya.
“Setiap malam kami harus tidur di rumah sewa karena takut longsor bisa merembet,” kata Yani.
Warga berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi situasi ini, mengingat potensi bahaya yang dapat meluas. Mereka menyesalkan lambannya respons pemerintah terhadap laporan warga.
“Kami berharap pemerintah segera bertindak sebelum masalah ini semakin besar,” tegas Wawan.
Penulis: ismail | Editor: Panca






