
Tanjungpinang, MR – Walikota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, pegawai tidak termasuk kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Ia menyarankan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemko Tanjungpinang untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 Kg.
“Saya mengajak kepada seluruh ASN untuk aktif beralih menggunakan tabung gas yang ping, ada juga yang biru, jangan lagi menggunakan gas elpiji subsidi 3 Kg,” ujar Rahma, Kamis (7/1/2021) siang.
Menurut dia, jika dilihat dari kemampuan ekonomi, ASN di Tanjungpinang masuk dalam kategori mampu. Sehingga, ia menyarankan ASN menggunakan tabung gas elpiji yang tidak bersubsidi.
“Gas elpiji 3kg hanya untuk rumah tangga, pelaku UMKM dan masyarakat tidak mampu. Pegawai tidak termasuk DTKS,” tegasnya.
Selain ASN, non ASN yang terbilang ekonominya mampu juga diminta untuk menukarkan dua tabung gas elpiji 3kg, menjadi 5kg di agen yang tersebar di Tanjungpinang.
“Kita juga mengajak kepada masyarakat yang memang mampu, namun mempunyai tabung tapi tidak ada kartu untuk menukar saja. Dari dua tabung 3kg, menjadi 1 tabung 5kg warna pink,” tungkasnya.
Penulis : Mael











