Basarnas Tanjungpinang Laksanakan 36 Operasi SAR Sejak Januari hingga Oktober 2023

Tim Basarnas Tanjungpinang melakukan pencarian 2 Nelayan Hilang di Perairan Desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan, beberapa waktu lalu, Foto: Humas Basarnas Tanjungpinang

Tanjungpinang, mejaredaksi – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Provinsi Kepri telah melaksanakan 36 kali operasi SAR, terhitung sejak Januari hingga Oktober 2023.

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi mengatakan dari puluhan operasi SAR itu, Basarnas bersama tim gabungan dari TNI, Polri, hingga masyarakat berhasil menyelamatkan 103 orang korban.
“Dari 36 operasi SAR tersebut, 26 diantaranya kejadian kecelakaan kapal dengan korban meninggal dunia 12 orang, selamat 103 orang dan dinyatakan hilang 8 orang,” ujar Slamet Riyadi, Rabu (8/11).
Ia menerangkan, adapun kondisi membahayakan manusia dengan korban selamat 5 orang, meninggal dunia 9 orang, sedangkan bencana korban selamat 83 orang dan korban meninggal dunia atau hilang nihil.
Kata dia, operasi SAR tidak hanya dilakukan terhadap Warga Negara Indonesia (WNA) saja, melainkan juga untuk Warga Negara Asing (WNA). Seperti terjadinya kapal terbakar pada Kapal MT Tiger Bendera Malaysia rute Johor Malaysia.
Seperti yang dialami Kapal MV Golden Maple rute Sriracha  (Thailand) ke Kendawangan (Kalimantan Barat). Kapal itu alami mati mesin di perairan antara Pulau Bintan – Anambas dan Natuna.
“Terakhir, kecelakaan kapal Yacht memancarkan sinyak SOS di perairan Pulau Moro, Kabupaten Karimun,” pungkasnya.
Penulis: M.Ismail
Editor: Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *