
Karimun, MR – Petugas gabungan Kantor wilayah (Kanwil) DJBC Khusus Kepri, Lanatamal IV, Bakamla dan BAIS TNI berhasil mengagalkan upaya penyelundupan benih Lobster senilai Rp 19 miliar, Selasa (24/10/2023).
Benih Lobster diduga akan diselundupkan ke Malaysia berjumlah 123.082 ekor, dengan rincian Lobster pasir 105.047 ekor dan Lobster mutiara 18.035 ekor.
Kepala Kanwil khusus Bea Cukai Kepri mengatakan, Triyono Triatmojo mengatakan, keberhasilan tersebut berkat koordinasi dan kolaborasi antar instansi.
“Kami dapat informasi dari hasil diskusi dengan beberapa instansi bahwa akan ada pengangkutan benih Lobster menggunakan Speedboat jenis High Speed Craft,” ujar Triyono.
Triyono mengungkapkan, saat dilakukan pengajaran speedboat tim gabungan dan penyelundup sempat sama-sama kandas karena menabrak karang.
“Speedboat penyelundup berhasil diamankan di sekitar perairan Pulau Kepala Jeri, Batam,” ungkapnya.
Saat diamankan ABK speedboat penyelundup berhasil melarikan diri. Petugas hanya mengamankan speedboat serta barang bukti benih Lobster yang dikemas dalam 22 kotak styrofoam.
“Speedboat dan benih Lobster diamankan di Posal Sagulung, kemudian dikawal menuju Dermaga Kanwil DJBC Khusus Kepri di Karimun,” pungkasnya.
Penulis: Putra
Editor: Panca












