Beri Sambutan Wakili DPRD se-Sumatera dan Jawa, Jumaga: BPK Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan Daerah

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak berikan sambutan pada entry meeting atas pemeriksaan laporan keuangan kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2022 di Auditorium BPK, Jakarta, Kamis, (9/2/2023). (Foto: Humas Sekwan DPRD Kepri)

Jakarta, MR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumaga Nadeak berkesempatan memberikan sambutan, mewakili DPRD se-Sumatera dan Jawa.

Pada kegiatan entry meeting atas pemeriksaan laporan keuangan kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2022 yang diselenggarakan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI, di Auditorium BPK, Jakarta, Kamis, (9/2/2023).

Dihadapan Gubernur dan Ketua DPRD se-Jawa dan Sumatera, Jumaga menyampaikan pemerintah yang bersih, transparan, akuntabel dan efektif menjadi syarat mutlak mewujudkan negara yang maju.

Konstitusi menyebutkan bahwa, BPK ditunjuk sebagai lembaga yang bertujuan menciptakan tata kelola keuangan yang akuntabel sekaligus transparan.

Dengan deimikian, BPK setiap tahunnya melakukan pemeriksaan laporan keuangan seluruh instrumen negara. Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK, selanjutnya disampaikan kepada DPR, DPD, dan DPRD.

Sehingga, erat hubungan kerja antara BPK dan lembaga perwakilan ini harus terus dijaga. Dan diharapkan kedepan DPR, DPD dan DPRD dapat memiliki panduan dalam menjalankan fungsi pengawasannya.

“Hasil audit yang dilanjutkan dengan rekomendasi tidak hanya membuat kita transparan saja, namun juga berhasil menaikkan kualitas laporan keuangan,” puji Jumaga.

Dengan begitu, diharapkan kekeliruan dan kesalahan yang terjadi dapat diperbaiki dan tidak terulang lagi kedepannya. Sehingga, segala program dan kegiatan dapat terlaksana dan terealisasi sesuai dengan ketentuan dan perencanaannya.

Terakhir, Jumaga mendorong Pemda seluruh Indonesia untuk lebih memberikan ruang dan peran ke BPK untuk masuk mengaudit laporan keuangannya. Agar nantinya pemerintahan yang baik dan bersih bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme dapat terwujud.

(Rilis)

Editor : Rico Barino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *