
Tanjungpinang, MR – Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Senin (13/2/2023) menyerahkan surat perjanjian kontrak (SPK) guru non ASN SMAN, SMKN dan SLB untuk wilayah Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.
Penyerahan dilaksanakan pada kegiatan penandatanganan SPK pendidik dan tenaga kependidikan non ASN tahun 2023 untuk Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan di Aula Wan Seri Beni Dompak.
Gubernur Ansar dalam sambutannya menyatakan guru memiliki peran strategis dalam pembangunan.
Demikian tenaga kependidikan, mulai dari tenaga administrasi, operator, petugas kebersihan, dan pustakawan.
Pendidikan ditegaskan Ansar menjadi konsen pembangunan di Pemprov Provinsi Kepri.
Ini diwujudkan dengan misi menjadikan SDM yang berkualitas, sehat dan berdaya saing dengan berbasisikan iman dan taqwa.
Dalam kesempatan ini Ansar menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang telah memberikan andil peningkatan kualitas pendidikan.
Tahun 2021, indeks pendidikan Kepri menempati urutan keempat dari 34 Provinsi Se-Indonesia. Angka partisipasi sekolah Kepri meningkat sebesar 0,14%, pada tahun 2022.
Demikian rata-rata lama sekolah di Provinsi Kepri juga meningkat 0,19 tahun. Dari 10,18 tahun pada 2021, menjadi 10,37 tahun pada 2022.
Jumlah PTK Non ASN Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan, yang tersebar di 5 kabupaten dan 2 kota berjumlah 2.575 oran untuk jenjang SMAN, SMKN dan SLBN.
Rincinya, Kepulauan Anambas 113 orang, Batam 694 orang, Bintan 269 orang, Karimun 461 orang, Lingga 252 orang, Natuna 345 orang, dan Tanjungpinang 441 orang.
“Pemprov Kepri terus berusaha untuk dapat memberikan penghargaan kepada seluruh guru dan tenaga pendidik non ASN,” ujar Ansar. (*)









