
Karimun, MR – Kepolisian Resor Karimun menyatakan tidak ada tanda kekerasan di tubuh lelaki yang ditemukan tak bernyawa di dalam mobil di Jalan Pramuka, Kelurahan Tanjungbalai, Karimun.
Ini diungkap Kepala Satuan Reskrim Polres Karimun Iptu Gidion Karo setelah menerima hasil visum dilakukan pihak RSUD Muhammad Sani.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Gidion, Selasa (21/2/2023).
Menurutnya, sejumlah luka di tubuh korban diketahui bernama Jarot Iskandar Zulqarnaen (43), dijelaskan Gidon merupakan lebam mayat akibat terjadinya pembusukan.
“Hasil visum menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul. Luka itu lebam mayat akibat dari pembusukan pada mayat,” tambahnya.
Kondisi mayat merujuk kepada kondisi kematian lebih dua hari. Barang milik korban diketahui masih utuh, menandakan tidak ada motif pencurian dengan kekerasan di balik kematiannya.
Kendati demikian, Gideon memastikan pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah rekan korban.
Ini dia sebut untuk mengetahui apakah Jarot memiliki riwayat penyakit.
Saat ini jasad korban belum dijemput pihak keluarga dan masih berada di RSUD Muhammad Sani.
“Untuk melakukan otopsi menunggu izin dari keluarga,” pungkas Gideon.
Sebagaimana diketahui, jenazah korban ditemukan Senin (20/2/2023) petang. Saat dijumpai itu kondisi korban dinilai tidak lazim mengingat posisinya terjungkir. Kedua kakinya ke atas, sedangkan separo badannya berada di kolong pedal di bawak setir.
Ketika ditemukan, polisi sedikit mengalami kesulitan. Mobil Toyota Avanza hitam BP 1194 YD tempat korban ditemukan terkunci. Evakuasi dilakukan setelah petugas memecah kaca mobil.
Penulis : Putra
Editor : Andri











