Hilang Sejak 1 Agustus, Kerangka Pria Ditemukan di Pesisir Haji Ungar

Tanjungpinang,mejaredaksi – Seorang warga menemukan kerangka manusia di kawasan pesisir Jalan Haji Ungar, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kota Tanjungpinang, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kerangka tersebut ditemukan saat warga bersama istrinya sedang mencari gong-gong di sekitar pesisir. Ketika berada di kawasan semak, warga itu melihat bagian tubuh yang mencurigakan.

Setelah didekati, ternyata bagian yang terlihat merupakan tengkorak manusia. Temuan tersebut kemudian diberitahukan kepada warga sekitar dan ketua RT sebelum dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Warga yang mengetahui penemuan itu kemudian berdatangan ke lokasi. Polisi bersama tim Inafis turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi terkait temuan tersebut.

Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Suardi, mengatakan laporan dari masyarakat diterima pihaknya sekitar pukul 09.00 WIB.

“Lebih kurang jam 9. Yang pertama menemukan masyarakat,” katanya.

Dari keterangan yang diperoleh petugas di lapangan, kerangka tersebut diduga berkaitan dengan TH, pria berusia sekitar 27 tahun yang tinggal di Jalan Pramuka Lorong Bali.

TH sebelumnya dilaporkan hilang sejak 1 Agustus 2026. Keluarga yang mendapat informasi mengenai penemuan kerangka tersebut juga telah datang ke lokasi.

“Kalau menurut keterangan di lapangan, ada warga kita yang dinyatakan hilang tanggal 1 Agustus. Keluarganya pun sudah hadir melihat,” ujarnya.

Kondisi jasad saat ditemukan sudah mengalami pembusukan berat. Sebagian besar bagian tubuh telah menyisakan tulang karena diduga sudah berada di lokasi dalam waktu cukup lama.

Ia mengatakan lokasi penemuan yang berada di kawasan semak dan pesisir juga memungkinkan jasad terkena aktivitas binatang. Namun, polisi belum menemukan tanda kekerasan yang terlihat secara kasatmata.

“Kalau dilihat secara kasat mata kayaknya tidak ada. Memang hanya termakan waktu saja karena hampir satu bulan sudah hilangnya,” jelasnya.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad tersebut ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan medis dan identifikasi.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan identitas jasad serta mengetahui penyebab kematian. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan sebelum memastikan jasad tersebut merupakan TH.

“Sekarang jenazah sudah dievakuasi, dibawa ke RSUD,” pungkasnya.