
Tanjungpinang, mejaredaksiĀ – Jalan rusak yang terdapat di Jalan DI. Panjaitan, kilometer 6 Tanjungpinang diduga menjadi pemicu, tewasnya wanita pengendara sepeda motor berinisial DF (22).
Wanita tersebut tewas, usai mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak lobang yang ada di lokasi kejadian tersebut. Lobang tersebut letaknya bersebelahan dengan bekas galian pipa.
“Kejadiannya Kamis tadi malam, ya sekitar pukul 22.30 WIB lah. Saat itu saya mau siap-siap tutup, tiba ada kecelakaan,” kata Regar, seorang pedagang sate yang ada di lokasi kejadian, Jumat (21/6).
Menurutnya, pemotor tersebut melaju dari arah traffic light Kota Piring hendak menuju Traffic light kilometer 6. Setibanya di lokasi, sepeda motor korban menabrak lobang.
“Saya taunya dia sudah jatuh. Mungkin dia terkena lobang dan jalan bergelembung. Jadi jatuh dan terpental ke depan,” tambahnya.
Usai insiden itu terjadi, Regar mengakui langsung mendatangi lokasi. Disitu, ia melihat korban sudah terkapar dan berlumuran darah.
“Saya datang sudah berlumuran darah. Motornya Yamaha Vino saya tidak melihat plat nomornya,” sebutnya.
Sementara menurut warga sekitar, sebelumnya lobang bekas galian pipa air PDAM tersebut ditutupi oleh plat besi. Namun, pelat besi tersebutĀ bergeser lantaran kondisi jalan yang menurun.
“Beberapa hari lalu saya lihat masih ada plat besinya. Sekarang tidak ada lagi. Memang sebelumnya ada galian pipa, dan sudah di semen, tapi masih ada lobang,” pungkasnya.
Diwaktu yang berbeda, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, AKP Syaiful Amri menuturkan, saat ini pihaknya belum ada menerima laporan terkait insiden kecelakaan maut tersebut.
“Hingga sekarang belum ada laporan,” singkatnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful











