Batam, mejaredaksi – Pemerintah daerah bersama aparat keamanan memastikan kesiapan pelabuhan di Batam menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Sejumlah fasilitas, armada kapal, hingga sistem penjualan tiket menjadi fokus pengawasan dalam peninjauan yang dilakukan oleh Kapolda Kepri, Asep Safrudin dan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama unsur Forkopimda, Sabtu (14/3/2026).
Peninjauan dilakukan di tiga pelabuhan utama yang menjadi pusat mobilitas penumpang, yakni Pelabuhan Batu Ampar, HarbourBay Ferry Terminal, serta Pelabuhan Roro Punggur. Ketiga titik tersebut diperkirakan menjadi lokasi dengan tingkat kepadatan penumpang tertinggi menjelang Hari Raya Idulfitri.
Gubernur Ansar Ahmad menyebutkan bahwa tingkat keterisian kapal di Pelabuhan Batu Ampar hampir mencapai kapasitas maksimal. Dari total kapasitas sekitar 2.600 penumpang, saat ini sudah terisi sekitar 2.500 penumpang.
“Secara umum masih dalam batas aman. Kami juga memastikan langsung kesiapan kapten dan kru kapal untuk menjaga keselamatan pelayaran,” ujarnya.
Selain memantau kapasitas kapal, rombongan juga mengecek sistem antrean dan penjualan tiket. Saat ini seluruh pembelian tiket telah dilakukan secara daring guna mencegah praktik percaloan yang kerap merugikan masyarakat.
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan pihaknya telah mengerahkan tim penegakan hukum untuk menelusuri kemungkinan adanya calo tiket di area pelabuhan.
“Kami mengimbau masyarakat hanya membeli tiket melalui jalur resmi. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, operator pelayaran dan pihak pelabuhan juga menyiapkan tambahan armada kapal agar kebutuhan transportasi masyarakat selama musim mudik tetap terpenuhi.










