Jakarta,mejaredaksi – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memimpin pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah pejabat Polri sekaligus kenaikan pangkat perwira tinggi (Pati) di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (03/10/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 23 perwira tinggi mendapat kenaikan pangkat, terdiri dari tujuh Komisaris Jenderal (Komjen), 14 Inspektur Jenderal (Irjen), dan dua Brigadir Jenderal (Brigjen).
Kenaikan pangkat ini menjadi bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di tubuh Polri.
Sejumlah perwira yang naik pangkat menjadi Komjen di antaranya Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.
Sementara itu, perwira yang mendapat kenaikan pangkat menjadi Irjen antara lain Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.
Adapun dua perwira yang naik pangkat menjadi Brigjen yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.
Selain kenaikan pangkat, Polri juga melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi dan perwira menengah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapat promosi maupun penugasan pada jabatan baru.
Perubahan jabatan turut menyasar sejumlah posisi strategis di Mabes Polri, mulai dari Kabaintelkam, Kabareskrim, Kabaharkam, Kalemdiklat, hingga Kadivpropam dan Kadensus 88 Antiteror.
Rotasi juga mencakup sejumlah jabatan Kapolda, di antaranya Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepulauan Riau, Riau, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kadiv Humas Polri, Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel.
Menurutnya, rotasi jabatan dilakukan untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi anggota Polri.
Mutasi tersebut merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Melalui pergantian jabatan dan kenaikan pangkat ini, Polri melakukan penyegaran kepemimpinan di tingkat Mabes hingga kewilayahan.







