Karantina Kepri Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Iduladha, Salah Satunya Pesanan Presiden

Bintan, mejaredaksi – Menjelang Hari Raya Iduladha, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) memperketat pengawasan lalu lintas hewan kurban di pelabuhan-pelabuhan utama. Sebanyak 12 ekor sapi dari Lampung Tengah diperiksa dan disinfeksi saat tiba di Pelabuhan Tanjung, Kamis (22/5/2025).

Kepala Karantina Kepri, Herwintarti, menyatakan seluruh personel termasuk Satuan Pelayanan (Satpel) Tanjung Uban disiagakan untuk memastikan kesehatan hewan kurban.

“Kami ingin memberi jaminan bahwa hewan kurban yang masuk ke Kepri sehat dan bebas penyakit,” ujar Herwintarti dalam keterangan tertulis, Jumat (23/5/2025).

Pemeriksaan meliputi verifikasi dokumen, pengecekan fisik, hingga status vaksinasi. Hasilnya, sapi-sapi tersebut dinyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), dan telah divaksin.

Menariknya, salah satu sapi dengan bobot lebih dari satu ton merupakan pesanan Presiden RI Prabowo Subianto, yang akan dikurbankan di Kampung Bugis Sekera, Bintan Utara.

Hewan kurban di Tanjungpinang dan Bintan umumnya disuplai dari daerah sekitar seperti Anambas, Natuna, hingga Lampung.

Pada 2024, Karantina Kepri mencatat pemeriksaan 956 sapi dan 3.163 kambing. Sementara hingga 22 Mei 2025, sudah masuk 459 sapi dan 2.238 kambing.

“Kondisi geografis Kepri yang terdiri dari banyak pulau membuat suplai hewan kurban jadi unik,” ujar Herwin.

Ia menegaskan, Karantina Kepri berkomitmen mencegah penyebaran HPHK, HPIK, dan OPTK, serta mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan karantina.

Penulis/Editor: Panca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *