
Tanjungpinang, MR – Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang, Hasan, memaparkan berbagai program proiritas yang akan dilakukannya dalam rangka memajukan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. hal tersebut disampaikan saat Ngobrol pagi “Ngopi” dengan wartawan di aula kantor Walikota Tanjungpinang, Senin (2/10/2023).
Hasan mengatakan, selain mempersiapkan pesta demokrasi Pemilu dan Pilkada 2024, Fokusnya selama menjabat sebagai Pj Walikota adalah memoles wajah kota Tanjungpinang menjadi lebih baik sebagai Ibukota Provinsi Kepri.
“Nanti saya akan banyak di luar, saya fokus menata Tanjungpinang seperti memastikan kebersihan kota, sampah yang beserak, papan rekalame dan baliho akan ditata menjadi lebih baik, karena Tanjungpinang ini wajah ibukota Provinsi,” ujarnya.
Fokus lainya yang menjadi perhatin Pj Walikota ini adalah memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga untuk masyarakat, khususnya Natal dan tahun baru 2024 aman dan cukup.
Hasan mengungkapkan bahwa kebutuhan bahan pokok, terutama beras, di Tanjungpinang mencapai sekitar 27 ton per bulan. Dia juga menyoroti kenyataan bahwa daerah ini bukanlah produsen bahan pokok, sehingga menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok sangat penting.
“Stok beras di gudang Bulog Tanjungpinang saat ini mencapai 2700 ton, yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Untuk menjaga stabilitas harga, Hasan dan timnya secara rutin turun ke lapangan untuk memantau harga bahan pokok, termasuk beras, telur, minyak goreng, dan lainnya.
“Kami melakukan pemantauan langsung, dan berkoordinasi dengan TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” jelasnya
Selain masalah ketersediaan bahan pokok, Hasan juga menekankan fokusnya pada pengendalian inflasi serta penanganan masalah stunting dan berbagai permasalahan lainnya.
Hasan menekankan pentingnya sinergi antara Pemko Tanjungpinang dan Pemrpov Kepri, Dia mengibaratkan jika anak meminta bantu kepada induknya pastilah dibantu.
“PAD sektor Pariwisata di Tanjungpinang kecil, tingkat hunian hotel sedikit, kalau Pemko minta kepada Pemprov, misalnya OPD-OPD Pemrov agar menggelar acara di Tanjungpinang, tidak di Batam, itukan bisa membantu meningkatkan PAD,” ujarnya.






