Tanjungpinang, mejeradaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menegaskan dukungan penuh terhadap Asta Cita keempat Presiden RI Prabowo Subianto yang menitikberatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makanan Bergizi di Gedung Daerah, Selasa (31/12/2024).
Program ini bertujuan meningkatkan pertumbuhan anak, mengurangi angka stunting, dan mendorong kesejahteraan ekonomi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal serta pemberdayaan UMKM.
Gubernur Ansar Ahmad mengusulkan Pulau Penyengat sebagai lokasi percontohan dapur makanan bergizi.
“Pulau Penyengat dapat menjadi model inovatif yang tidak hanya mendukung kebutuhan masyarakat, tetapi juga menarik minat wisatawan dengan konsep edukasi gizi,” ujar Ansar.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, di Jakarta beberapa waktu lalu. Gubernur Ansar menekankan pentingnya memprioritaskan anak usia dini sebagai penerima manfaat utama.
“Data penerima manfaat harus segera dilaporkan ke Badan Gizi Nasional agar pelaksanaan program berjalan tepat waktu,” tegasnya.
Menurut Kepala Dinas KP2KH Kepri, Rika Azmi, implementasi program ini akan dilakukan bertahap dengan target cakupan 100% pada 2029. Pada 2025, sebanyak 98.068 penerima manfaat atau 19% dari total target akan diprioritaskan.
Program ini mencakup peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk pendidikan dasar, menengah, kejuruan, hingga pesantren. Total penerima manfaat di Kepri periode 2025-2029 diproyeksikan mencapai 516.149 orang.
Berikut distribusi penerima manfaat di kabupaten/kota:
- Kota Batam: 303.629 orang (109 unit pelayanan)
- Kota Tanjungpinang: 51.856 orang (19 unit pelayanan)
- Kabupaten Karimun: 60.980 orang (32 unit pelayanan)
- Kabupaten Bintan: 43.879 orang (22 unit pelayanan)
- Kabupaten Lingga: 21.868 orang (33 unit pelayanan)
- Kabupaten Natuna: 21.316 orang (19 unit pelayanan)
- Kabupaten Kepulauan Anambas: 12.621 orang (19 unit pelayanan)
Pemprov Kepri akan segera mengadakan rapat teknis internal untuk menyusun mekanisme pelaksanaan program. Gubernur Ansar optimistis langkah ini mampu mempercepat pembangunan SDM berkualitas di Kepri.
“Dengan strategi ini, kita dapat mewujudkan visi pembangunan nasional melalui SDM unggul di Kepulauan Riau,” tutupnya.
Editor: Andri






