Pemprov Kepri Soroti Ratusan Ribu Kasus Kecelakaan Kerja pada Bulan K3 Nasional

Batam, mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional ke-56 Tahun 2026 di Lapangan Community Center, kawasan BIP Muka Kuning, Batam, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menegaskan pentingnya K3 sebagai fondasi dunia kerja yang aman dan produktif.

Apel dipimpin Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad yang bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli. Tahun ini, Bulan K3 Nasional mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Indonesia memiliki sekitar 146,54 juta pekerja yang tersebar di berbagai sektor dengan tingkat risiko kerja yang beragam, mulai dari industri, konstruksi, pertambangan, hingga ekonomi digital. Kondisi ini menuntut pengelolaan K3 yang kuat dan berkelanjutan.

“Dengan jumlah pekerja Indonesia mencapai 146,54 juta orang, penguatan sistem K3 harus dilakukan secara konsisten dan kolaboratif di seluruh sektor.” Ujara Ansar.

Data nasional tahun 2024 mencatat sebanyak 319.224 kasus kecelakaan kerja, termasuk sejumlah kejadian fatal. Pemerintah menilai angka tersebut menjadi peringatan serius bahwa penerapan K3 masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi sistem kerja, peralatan, pengawasan, maupun budaya keselamatan.

“Setiap kecelakaan kerja bukan hanya angka statistik. Di baliknya ada pekerja, keluarga, dan perusahaan yang terdampak secara langsung.”Lnajut Ansar.

Menjawab tantangan itu, sepanjang 2025 Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat sistem K3 nasional melalui penyempurnaan regulasi, peningkatan kompetensi SDM K3, serta transformasi layanan berbasis digital, termasuk penguatan aplikasi Teman K3.

Kolaborasi lintas sektor dengan BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan pemerintah daerah juga terus diperkuat. Di akhir apel, Gubernur Ansar menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perusahaan atas kinerja terbaik dalam penerapan K3.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *