Batam, mejaredaksi – Polda Kepulauan Riau bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memperkuat sinergi pengawasan guna mencegah potensi kerugian keuangan negara, khususnya pada proyek-proyek strategis pemerintah daerah di wilayah Kepulauan Riau.
Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin dengan Kepala BPKP Mudzakir beserta jajaran di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Selasa (13/1/2026).
Kapolda Kepri menegaskan bahwa pesatnya pembangunan di Kepulauan Riau, terutama Kota Batam, harus diimbangi dengan pengawasan yang kuat dan kolaboratif.
“Potensi pembangunan yang besar membutuhkan sistem pengawasan yang optimal agar tidak menimbulkan celah penyimpangan. Sinergi dengan BPKP menjadi langkah strategis untuk mencegah korupsi sejak tahap perencanaan,” ujar Irjen Pol Asep Safrudin.
Ia juga menekankan pentingnya audit investigatif dan pendampingan dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi agar proses penegakan hukum berjalan profesional dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala BPKP Mudzakir menyampaikan apresiasi atas sambutan Polda Kepri dan menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung pengamanan keuangan negara.
“Kami siap terus mendampingi Polda Kepri, khususnya Ditreskrimsus dan Polres jajaran, baik dalam perlindungan keuangan negara, dukungan penyelidikan dan penyidikan, maupun peningkatan kapasitas melalui audit dan manajemen risiko,” kata Mudzakir.
Pejabat utama Polda Kepri yang mengelola keuangan dan anggaran menilai koordinasi dengan BPKP selama ini berjalan intens dan berdampak positif.
“Sinergi ini sangat membantu penguatan pengawasan internal, pengamanan aset negara, hingga pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ke depan, Polda Kepri dan BPKP sepakat memperluas pelibatan BPKP dalam pelaksanaan audit. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pencegahan korupsi secara berkelanjutan












