
Tanjungpinang, MR – Personel kepolisian dari Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam kericuhan aksi demonstrasi tolak relokasi warga Pulau Rempang Galang, di Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Keempatnya MT, AW, AL dan AK. Mereka diamankan di kawasan Jalan Ganet, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Selasa (12/9/2023).
Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Ipda Freddy Simanjuntak membenarkan hal tersbut.
“Ya kita ada amankan 4 orang simpatisan aksi kerusuhan demo Batam, dan sekarang akan kami serahkan ke Polrestabes Batam (Barelang),” ujarnya, Rabu (13/9/2023).
Freddy menerangkan keempat orang tersebut berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar) yang tergabung dalam Aliansi Satria Borneo.
Pihaknya tidak bisa memastikan keterlibatan empat orang itu.
“Terkait status 4 orang tersebut biar Polrestabes Batam yang tentukan. Kami hanya mem-backup untuk amankan mereka yang kabur ke Tanjungpinang,” pungkasnya.
Diketahui, aksi unjukrsa di Kantor BP Batam yang diwarnai kericuhan ini terjadi pada Senin (11/9/2023).
Ribuan massa menolak adanya rencana relokasi warga di 16 kampung tua yang ada di Pulau Rempang dan Galang.
Kericuhan itu mengakibatkan kantor BP Batam yang terletak di Batam Center mengalami kerusakan.
Penulis: M Ismail
Editor: Andri






